Padang Panjang, InfoPublik – Anggota Siswa Pencinta Alam (Sispala) Boostra SMAN 2 Padang Panjang kembali membawa dan membentangkan Bendera Merah Putih berukuran 18 x 12 meter di puncak Bukit Tui pada Senin (17/8/2026). Aksi memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini sekaligus menandai satu dekade konsistensi tradisi pengibaran bendera raksasa oleh Sispala Boostra sejak sepuluh tahun lalu.
Sebelum mendaki, tim pembawa bendera dilepas melalui upacara di SMAN 2 Padang Panjang yang dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ahmad Ardila, bersama Pembina Sispala Boostra Muhammad Hakim. Para siswa kemudian mengarak bendera raksasa melewati kawasan Pasar Pusat dan permukiman warga sebelum menempuh medan pendakian menuju puncak Bukit Tui.
Proses membawa bendera berukuran besar melewati jalur pendakian membutuhkan koordinasi ketat, ketahanan fisik, dan kerja sama antaranggota untuk memastikan seluruh proses berjalan aman.
Setibanya di puncak, para anggota menggelar Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan Ahmad Ardila yang kembali bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Ahmad menegaskan bahwa semangat nasionalisme harus diwujudkan melalui tindakan nyata, disiplin, dan kerja sama pantang menyerah.
“Keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama, saling menjaga, dan saling menguatkan,” ujar Ahmad.
Ahmad juga mengingatkan pentingnya menjaga etika pencinta alam dengan tetap memprioritaskan kebersihan dan kelestarian lingkungan di lokasi kegiatan.
Apresiasi senada disampaikan Kepala SMAN 2 Padang Panjang Yurnilis atas keberhasilan para siswa mempertahankan tradisi bernilai positif tersebut selama sepuluh tahun berturut-turut.
“Kami sangat mengapresiasi konsistensi Sispala Boostra yang telah sepuluh kali mengibarkan bendera raksasa di Bukit Tui. Semoga tradisi positif ini terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya,” ungkap Yurnilis.
Tradisi tahunan ini menjadi media pembelajaran luar ruang bagi para siswa SMAN 2 Padang Panjang untuk mengasah kepemimpinan, membangun solidaritas kelompok, melatih ketangguhan, serta memupuk kecintaan terhadap alam dan tanah air.