Jakarta, InfoPublik - 81 tahun perjalanan Indonesia mendapat sorotan dari para diplomat negara sahabat. Dari hubungan bilateral yang semakin erat hingga kemajuan sosial dan ekonomi, sejumlah perwakilan negara menyampaikan pandangannya saat menghadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Para diplomat yang hadir juga menyampaikan ucapan selamat dan harapan bagi masa depan Indonesia serta penguatan hubungan dengan negara masing-masing.
Kuasa Usaha ad interim Kedutaan Besar Jepang untuk Republik Indonesia, Myochin Mitsuru, menilai hubungan Indonesia dan Jepang telah memiliki ikatan kuat dalam berbagai bidang. Ia berharap kemitraan kedua negara semakin erat. “Saya ingin menyampaikan ucapan selamat yang tulus atas peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Indonesia. Indonesia dan Jepang telah lama menjalin hubungan dan ikatan yang sangat erat, baik secara historis, ekonomi, maupun politik. Maka, saya ingin kembali menegaskan harapan kuat kami untuk mempererat hubungan antara kedua negara kita,” ujar Myochin.
Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, turut menyampaikan ucapan selamat dari pemerintah dan rakyat Pakistan. Ia memandang Indonesia sebagai negara penting bagi Pakistan dengan hubungan yang tidak hanya berlandaskan persahabatan, tetapi juga kedekatan sebagai negara bersaudara. “Saya ingin menyampaikan harapan terbaik dari pemerintah dan rakyat Pakistan kepada pemerintah dan rakyat negara sahabat, Indonesia,” ujar Zahid.
Zahid juga mengapresiasi perkembangan sosial dan ekonomi Indonesia. Ia secara khusus menyoroti visi Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. “Menurut saya, Indonesia menunjukkan kemajuan yang luar biasa, baik dari segi pembangunan sosial maupun ekonomi. Saya ingin secara khusus menyoroti kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Saya sangat terkesan dengan visinya untuk memajukan perekonomian dan, yang terpenting, untuk menjamin kesejahteraan rakyatnya,” tuturnya.
Sementara itu, Duta Besar Mesir untuk Indonesia, Yasser Hassan Farag Elshemy, memandang peringatan kemerdekaan Indonesia memiliki arti tersendiri bagi negaranya. Ia mengingatkan sejarah Mesir sebagai negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada 1945.
Hubungan kedua negara, menurut Yasser, terus berkembang mencakup berbagai sektor, mulai dari politik, ekonomi, budaya, hingga pembangunan. “Kami sangat bangga menjadi negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945. Selama kurun waktu tersebut, kami telah mencapai banyak kemajuan bersama Indonesia di berbagai bidang dan sektor, termasuk politik, ekonomi, budaya, dan pembangunan. Saat ini, kami terus mendorong hubungan kedua negara menuju cakrawala baru,” kata Yasser.
Ia juga menyoroti keharmonisan masyarakat serta kekayaan sejarah dan budaya Indonesia sebagai bagian dari perkembangan bangsa selama lebih dari delapan dekade. “Salah satu hal yang indah di Indonesia adalah harmoni di antara masyarakatnya serta budayanya, bagaimana orang Indonesia menghargai dan bangga akan sejarah serta warisan budaya mereka yang panjang, bahkan juga kuliner Indonesia,” ungkap Dubes Mesir untuk Indonesia.
Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, turut menyampaikan selamat atas HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Ia menilai perjalanan Indonesia selama 81 tahun sebagai pencapaian yang patut dibanggakan sekaligus menyampaikan komitmen untuk melanjutkan persahabatan kedua negara.
“Indonesia, Anda adalah negara yang hebat, dan dengan pengalaman selama 81 tahun, Anda memiliki masa depan yang gemilang. Sebagai Belanda, kami berdiri bersama Anda untuk mewujudkan impian-impian Anda. Selamat Hari Kemerdekaan,” pungkas Marc. (BPMI Setpres)