Banda Aceh, InfoPublik – Pesan untuk menjaga kedamaian, ketenangan, dan kebersamaan menjadi penekanan utama dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Aceh. Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah saat memimpin upacara pengibaran Bendera Merah Putih di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin (17/8/2026).
Fadhlullah bertindak sebagai Inspektur Upacara mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang berhalangan hadir karena sedang menjalani pengobatan. Upacara yang dimulai sekitar pukul 07.37 WIB itu berlangsung khidmat, aman, dan lancar, serta diikuti ribuan peserta dari berbagai unsur.
Dalam amanatnya, Fadhlullah mengajak seluruh masyarakat Aceh menjadikan momentum peringatan kemerdekaan sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan serta menjaga suasana daerah tetap aman dan damai.
“Atas nama Pemerintah Aceh, kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-81 Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Kita rayakan bersama 17 Agustus ini dengan aman, tenang, dan damai,” kata Fadhlullah.
Ia menegaskan, kedamaian dan ketenangan merupakan hal penting yang harus dijaga bersama oleh seluruh masyarakat Aceh. Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui seremoni peringatan, tetapi juga melalui kebersamaan dan kepedulian antarsesama.
“Kami berharap kepada seluruh masyarakat Aceh di mana pun berada, mari kita jaga kedamaian, ketenangan, dan yang paling utama adalah sesama kita bangsa Aceh, sesama kita rakyat Aceh, mari bahu-membahu untuk mewujudkan Aceh yang sejahtera dan makmur,” ujarnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi ajakan agar semangat HUT ke-81 RI dapat memperkuat kebersamaan masyarakat Aceh dalam membangun daerah. Fadhlullah berharap seluruh elemen masyarakat terus bersinergi dan saling mendukung demi terciptanya Aceh yang aman, sejahtera, dan makmur.
Sementara itu, rangkaian upacara berlangsung dengan tertib. Pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dipimpin Ketua DPR Aceh Zulfadli, sedangkan doa dipimpin Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh Azhari.
Komandan Upacara dipercayakan kepada Letnan Kolonel Infanteri Dana Pranata, yang juga menjabat Komandan Batalyon Infanteri 112/Dharma Jaya. Adapun prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih melibatkan 28 anggota Paskibraka Aceh. Seluruh rangkaian pengibaran berlangsung lancar hingga Merah Putih berkibar sempurna di puncak tiang.
Pembawa baki bendera adalah Kasyfa Zayyan Latjuba, siswi SMA Negeri 11 Banda Aceh, sementara komando pasukan diemban Paris Atmaysal dari SMA Negeri 1 Takengon.
Adapun tiga pengibar bendera terdiri atas M.Alahza Kusuma dari SMA Negeri 1 Aceh Barat, Rizky Maulana Alsyukhran dari SMA Negeri 1 Tapaktuan, dan Fatur Rachman dari SMA Negeri 1 Langsa.
Melalui peringatan HUT ke-81 RI, Pemerintah Aceh kembali mengajak masyarakat menjadikan kemerdekaan sebagai momentum mempererat persaudaraan, menjaga perdamaian, serta bergotong royong membangun Aceh menuju kondisi yang lebih sejahtera dan makmur.