Redelong, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah merealisasikan Program Bedah Rumah bagi dua keluarga yang sebelumnya menempati rumah tidak layak huni dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (16/8/2026).
Program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Bener Meriah H. Tagore Abubakar dalam rapat persiapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekitar dua pekan sebelumnya. Momentum kemerdekaan diarahkan tidak hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi juga program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Dua keluarga penerima manfaat tersebut yakni Ahmad Kifli, warga Kampung Tingkem Asli, Kecamatan Bukit, dan Herman, warga Kampung Simpang Bahgie Bertona, Kecamatan Bandar.
Kedua rumah dibangun menjadi rumah permanen tipe 36. Setiap unit memperoleh dukungan anggaran Rp75 juta, terdiri atas Rp15 juta dari Baitul Mal dan Rp60 juta dari Pemerintah Kabupaten Bener Meriah.
Pembangunan dilaksanakan melalui kolaborasi Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) bersama Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah. Waktu pengerjaan masing-masing rumah diperkirakan 10 hingga 12 hari.
Rumah Ahmad Kifli di Kampung Tingkem Asli telah rampung dan diresmikan pada 16 Agustus 2026. Sebelum dibedah, rumah tersebut berada dalam kondisi tidak layak huni dengan dinding berbahan tepas. Ahmad Kifli sehari-hari bekerja sebagai tukang kayu.
Sementara itu, pembangunan rumah Herman di Kampung Simpang Bahgie Bertona masih berlangsung dengan spesifikasi dan dukungan anggaran yang sama.
Untuk mendukung kelancaran pembangunan, Bupati Bener Meriah turut memberikan bantuan berupa semen dan batako. Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak.
Bupati Bener Meriah H. Tagore Abubakar mengatakan Program Bedah Rumah merupakan bentuk kepedulian pemerintah sekaligus upaya memaknai kemerdekaan melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kita ingin momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Melalui Program Bedah Rumah ini, kita membantu keluarga yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak agar dapat memiliki hunian permanen yang lebih aman, layak dan nyaman,” ujar Tagore.
Menurutnya, penyediaan rumah layak huni merupakan bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kolaborasi pemerintah daerah, Baitul Mal, dan perangkat daerah terkait perlu terus diperkuat.
“Saya mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja bersama sehingga program ini dapat diwujudkan. Kita berharap rumah yang telah dibangun dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” katanya.
Bupati juga meminta keluarga penerima manfaat merawat dan memanfaatkan rumah yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya. Sementara pembangunan rumah kedua akan dilanjutkan hingga selesai.
Program Bedah Rumah tersebut menjadi salah satu bentuk gotong royong dan kepedulian sosial dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Program ini sekaligus memperkuat komitmen Pemkab Bener Meriah untuk menghadirkan hunian yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan.