Di Balik Tugas Mengibarkan Merah Putih, Paskibraka Rowokangkung Ditempa Jadi Generasi Tangguh
KIM Sumbersari (Istimewa)
KIM Sumbersari (Istimewa)
Lumajang, InfoPublik — Menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bukan semata tentang ketepatan langkah saat mengibarkan Merah Putih. Bagi generasi muda Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, proses menuju tugas tersebut menjadi ruang untuk menempa disiplin, tanggung jawab, kekompakan, dan keteladanan.
Putra-putri terpilih Kecamatan Rowokangkung dikukuhkan oleh Camat Rowokangkung, Nira Fitri Aviana, di Pendopo Kecamatan Rowokangkung, Sabtu (15/8/2026) malam.
Mereka sebelumnya telah melewati berbagai tahapan persiapan dan latihan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selama proses tersebut, anggota Paskibraka tidak hanya dituntut menguasai keterampilan baris-berbaris. Mereka juga dilatih bekerja dalam tim, menaati aturan, menjaga kedisiplinan, dan menuntaskan tanggung jawab yang diberikan.
Nira mengatakan kepercayaan menjadi anggota Paskibraka merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab yang dapat menjadi pengalaman berharga dalam pembentukan karakter generasi muda.
“Menjadi Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas pada saat upacara. Ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk memberikan keteladanan kepada generasi muda lainnya,” ujarnya.
Menurut Nira, nilai-nilai yang diperoleh selama menjalani latihan diharapkan tidak berhenti setelah rangkaian peringatan kemerdekaan selesai. Kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Kekompakan juga menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas sebagai Paskibraka. Keberhasilan pengibaran bendera merupakan hasil kerja bersama, ketika setiap anggota menjalankan perannya dan saling mendukung.
“Jaga nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah, dan Kecamatan Rowokangkung. Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki semangat untuk terus memberikan yang terbaik bagi bangsa,” pesan Nira.
Proses latihan dan pembekalan menjadi sarana pendidikan karakter melalui pengalaman langsung. Setiap anggota belajar menjalankan perannya sekaligus memahami pentingnya menghargai tugas dan tanggung jawab anggota lainnya.
Nilai tersebut tidak hanya dibutuhkan ketika menjalankan tugas pada upacara kemerdekaan. Kemampuan bekerja sama, memegang amanah, menaati aturan, dan bertanggung jawab menjadi bekal bagi generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenalkan kembali makna kemerdekaan kepada generasi penerus. Pengibaran Merah Putih tidak sebatas prosesi tahunan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu dan pengingat akan tanggung jawab menjaga persatuan.
Pengalaman menjadi Paskibraka diharapkan dapat membentuk generasi muda Rowokangkung menjadi pribadi berkarakter, peduli terhadap lingkungan, serta memiliki kemauan untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Nilai disiplin, kebersamaan, tanggung jawab, dan keteladanan yang ditempa selama latihan pun diharapkan tetap melekat setelah tugas pengibaran Merah Putih selesai.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/KIM Sumbersari/Lus/An-m)
© Copyright 2026, All Rights Reserved