Kubu Raya, InfoPublik – Dari 295 pelajar yang mengikuti seleksi, hanya 28 putra-putri terpilih yang akhirnya dipercaya mengemban tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Mereka telah melewati serangkaian tahapan hingga resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengatakan telah beberapa kali memantau langsung proses latihan para anggota Paskibraka. Menurutnya, seluruh anggota telah menunjukkan kesiapan untuk menjalankan tugas pada 17 Agustus 2026.
“Alhamdulillah, saya sudah mengecek beberapa kali dalam pelatihan. Mereka sudah sangat matang dan siap melaksanakan tugas mulia ini, tugas negara pada 17 Agustus nanti,” ujar Sujiwo.
Pengukuhan tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah (OPD), pelatih, serta orang tua dan keluarga anggota Paskibraka.
Sujiwo mengapresiasi para pelatih yang telah mendampingi proses pembinaan. Latihan yang dijalani tidak hanya mempersiapkan kemampuan teknis, tetapi juga membentuk kedisiplinan, karakter, mental, sikap, dan perilaku para anggota.
Ketatnya proses untuk menjadi Paskibraka terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti seleksi. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kubu Raya, Amini Maros, mengatakan pendaftaran dibuka bagi pelajar jenjang SMA sederajat.
“Jadi bulan Januari kita sudah seleksi pelajar asal Kubu Raya, dan ada 295 orang pelajar putra dan putri pada saat itu,” jelas Amini.
Dari 295 peserta, seleksi melalui sejumlah tahapan menyisakan 108 pelajar. Jumlah tersebut kembali disaring menjadi 50 orang untuk mengikuti tahapan berikutnya.
“Dari 108 ini dites lagi, dan sampailah di angka 50 orang. Kemudian mereka 50 orang kita seleksi kembali melalui kesamaptaan, baris-berbaris, wawancara, serta tes kesehatan. Dan sebenarnya ada 31, tetapi tiga orang kita kirim ke Provinsi Kalbar dan alhamdulillah tahun ini yang bertugas ada 28 orang,” terangnya.
Sujiwo menyebut mereka yang berhasil melewati seluruh tahapan tersebut merupakan putra-putri pilihan yang mendapat kepercayaan menjalankan tugas penting pada peringatan kemerdekaan.
“Seleksinya hampir 300 orang, kemudian disaring hingga tersisa 28 orang. Mereka adalah putra-putri pilihan yang mendapatkan kepercayaan untuk menjalankan tugas mulia ini,” katanya.
Sujiwo berpesan agar ikrar yang telah diucapkan para anggota Paskibraka tidak berhenti sebagai bagian dari seremoni pengukuhan. Nilai yang terkandung di dalamnya harus dihayati dan diwujudkan melalui tindakan.
Ia mengibaratkan ikrar tersebut seperti janji yang terkandung dalam lagu “Padamu Negeri”, yakni pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Seorang kesatria itu satu antara hati, ucapan dan tindakan. Ketika ikrar sudah diucapkan, masukkan ke dalam hati kemudian laksanakan. Itu pesan saya kepada anak-anak saya, putra-putri kebanggaan saya,” tegasnya.
Pengalaman sebagai Paskibraka, lanjut Sujiwo, diharapkan membentuk para anggota menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab. Keteladanan itu juga harus terlihat di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
“Kalian harus menjadi kebanggaan keluarga, menjadi teladan di keluarga, membanggakan sekolah dan menjadi teladan di sekolah. Begitu juga di lingkungan masyarakat,” pesannya.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga menyiapkan wisata edukasi bagi anggota Paskibraka setelah mereka menuntaskan tugas. Jika tahun sebelumnya perjalanan dilakukan ke sejumlah tempat bersejarah di Jakarta, pada 2026 wisata edukasi direncanakan berlangsung di Bandung.
Menurut Sujiwo, Bandung memiliki sejumlah tempat bersejarah dan museum yang dapat menambah pengalaman serta wawasan anggota Paskibraka, termasuk Gedung Sate.
“Ini sebagai bentuk apresiasi. Saya tidak akan sayang mengeluarkan dana, baik dana pribadi maupun APBD, ketika memberikan apresiasi kepada putra-putri terbaik yang sudah menjalankan tugas negara ini,” ujarnya.
Program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi penghargaan setelah menjalankan tugas, tetapi juga memberi pengalaman edukatif bagi para anggota.
“Selamat untuk putra-putri terbaik Kubu Raya. Jadilah kebanggaan keluarga, sekolah dan daerah,” pungkas Sujiwo.
(Ird_diskominfokkr/IKP)