Banda Aceh, InfoPublik – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memberikan apresiasi dan motivasi kepada 28 calon Paskibraka Provinsi Aceh yang akan bertugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan Illiza saat menggelar silaturahmi dan jamuan makan siang bersama para calon Paskibraka Aceh di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Jumat (14/8/2026). Acara tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Faisal, sejumlah kepala dinas, para pelatih dan pembina, serta 28 calon Paskibraka Aceh yang terdiri dari 16 putra dan 12 putri.
Dalam sambutannya, Illiza menyampaikan selamat kepada seluruh calon Paskibraka yang dinilainya sebagai putra-putri terbaik yang mendapat kepercayaan mewakili jutaan remaja Aceh. “Kami paham ada proses panjang penuh peluh dan perjuangan di balik kebanggaan berseragam Paskibraka,” katanya.
Ia berpesan agar kepercayaan tersebut dijadikan kesempatan untuk memberikan yang terbaik sekaligus menunjukkan karakter generasi muda Aceh yang disiplin, tangguh, berkarakter, dan mampu mengemban amanah.
“Ketika kalian berdiri tegak di bawah kibaran Merah Putih, yang kalian bawa bukan hanya sehelai kain. Kalian membawa kehormatan, harapan, dan semangat seluruh masyarakat Aceh,” ujarnya.
Illiza juga mengingatkan para calon Paskibraka untuk menjaga kesehatan dan kekompakan agar dapat memberikan penampilan terbaik saat menjalankan tugas.
Menurutnya, Paskibraka merupakan “Kawah Candradimuka” dalam pembentukan karakter. Nilai kebersamaan dan kepemimpinan yang ditempa selama proses pembinaan Paskibraka, lanjutnya, sejalan dengan semangat Banda Aceh sebagai Kota Kolaborasi.
Ia juga berpesan agar para calon Paskibraka terus mengasah potensi diri tanpa meninggalkan identitas sebagai putra-putri Aceh. “Jaga adat, budaya, bahasa, dan nilai syariat yang menjadi jati diri kita. Jangan pernah tinggalkan salat,” pesannya.
Illiza turut berharap Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Aceh dapat terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Banda Aceh dalam pembinaan generasi muda.
Ketua DPPI Aceh Andi Nur Alam mengatakan, 28 calon Paskibraka Aceh telah mendapatkan pembinaan meliputi disiplin, baris-berbaris, pembentukan karakter, mental, tanggung jawab, serta kepedulian sosial bersama DPPI, TNI, dan Polri.
Menurutnya, DPPI yang berada di bawah naungan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) merupakan wadah pengembangan kader untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Tugas Paskibraka tidak berhenti setelah upacara 17 Agustus. Mereka harus menjadi teladan bagi generasi muda, menjunjung keberagaman, mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam hidup sehari-hari,” kata Andi.
Ia menegaskan, Paskibraka juga dituntut memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan. Menurutnya, pembinaan Paskibraka bukan sekadar latihan baris-berbaris dan persiapan upacara, tetapi juga untuk menumbuhkan cinta tanah air dan semangat berkontribusi bagi daerah.
Andi menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Illiza beserta jajaran dan seluruh pihak yang telah mendukung proses pembinaan Paskibraka Aceh. "Semoga ke-28 calon Paskibraka Aceh dapat menjalani pendidikan dengan sungguh-sungguh hingga menjadi Duta Pancasila yang berdiri di tengah masyarakat dan mengabdi untuk Indonesia,” ujarnya.
Ke-28 calon Paskibraka Aceh tersebut akan bertugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Aceh pada 17 Agustus 2026.
Adapun empat calon Paskibraka yang berasal dari Kota Banda Aceh, yakni M.Habib Alwalidan dan Muhammad Rafie Alharitsi dari SMA Negeri 10 Fajar Harapan, Kasyfa Zayyan Latjuba dari SMA Negeri 11, serta Azkadina Masyanti dari SMA Negeri 5 Banda Aceh.