Jakarta, InfoPublik - Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan khusus kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman beserta seluruh jajaran Kementerian Pertanian atas kerja keras dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Penghargaan tersebut disampaikan Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2026 di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
“Di hari ini, saya ingin menyampaikan penghargaan yang khusus kepada Menteri Pertanian kita, Saudara Amran Sulaiman, beserta seluruh jajaran Kementerian Pertanian dari pusat sampai ke tingkat paling bawah,” kata Prabowo.
Presiden juga mengapresiasi kementerian dan unsur lain yang turut membantu Kementerian Pertanian dalam menjalankan program swasembada pangan.
“Tapi mereka adalah inti kita dalam masalah mencapai swasembada pangan. Saya minta kita beri penghargaan kepada tim swasembada pangan kita yaitu Saudara Amran Sulaiman beserta seluruh jajarannya,” ujarnya.
Selain sektor pangan, Prabowo menyoroti upaya pemerintah memperkuat sektor perikanan nasional. Salah satunya melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang dirancang sebagai kawasan terpadu bagi masyarakat nelayan.
Menurut Prabowo, Kampung Nelayan Merah Putih dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari pelabuhan, tempat pelelangan ikan, ruang penyimpanan dingin atau cold storage, bengkel, fasilitas pengolahan hasil laut, perumahan, hingga fasilitas sosial.
“Hari ini, 100 Kampung Nelayan telah dibangun. Target kita, 1.386 Kampung Nelayan berdiri dan berfungsi pada akhir 2026,” kata Prabowo.
Presiden menegaskan bahwa laut Indonesia harus menjadi sumber kemakmuran bagi nelayan sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
“Laut Indonesia harus menjadi sumber kemakmuran nelayan Indonesia,” tegasnya.
Prabowo menyebut nilai sektor perikanan Indonesia mencapai sekitar 34 miliar dolar Amerika Serikat setiap tahun. Namun, menurut dia, potensi tersebut belum sepenuhnya dapat dinikmati Indonesia.
“Nilai perikanan kita setiap tahun adalah sekitar 34 milyar Dollar Amerika. Baru sekian persen yang bisa kita nikmati,” ujarnya.
Karena itu, pemerintah berencana memperkuat armada perikanan nasional dengan membangun kapal-kapal ikan modern dalam jumlah besar.
“Kita harus membangun armada kapal ikan modern, belasan bahkan puluhan ribu kapal. Ini tantangan berat tapi kita akan mulai,” kata Prabowo.
Sebagai langkah awal, pemerintah menargetkan Indonesia memiliki lebih dari 1.582 kapal ikan modern pada 2027.
“Pada tahun 2027, kita targetkan akan memiliki lebih dari 1.582 kapal ikan modern,” ujar Prabowo.