Tanah Datar, InfoPublik - Sebanyak 63 pelajar SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah terpilih di Kabupaten Tanah Datar mulai menjalani Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026. Program ini dirancang bukan sekadar untuk persiapan pengibaran bendera Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia (HUT ke-81 RI), melainkan sebagai wadah kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila.
Selama 14 hari, dari 4 hingga 18 Agustus 2026, para peserta dipusatkan di Lapangan Cindua Mato dan Islamic Centre Batusangkar. Mereka mengikut pelatihan intensif menggunakan sistem "Desa Bahagia", yakni pola pembinaan terpadu yang mengintegrasikan pembelajaran, pengasuhan, pembiasaan karakter, dan kehidupan bersama berlandaskan disiplin serta kekeluargaan.
Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly,menekankan bahwa terpilihnya para pelajar tersebut merupakan amanah besar untuk membentuk integritas, moral, dan jiwa kepemimpinan generasi muda.
"Kalian adalah generasi pilihan yang dipercaya mengemban tugas mulia. Jadikan kesempatan ini sebagai wadah dalam membentuk karakter, jiwa kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara," ujar Ahmad Fadly di Batusangkar.
Ia berpesan agar para peserta menjaga kesehatan, disiplin, serta mengikuti seluruh instruksi pelatih agar mampu mengemban tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih secara optimal. Kepada tim pelatih dan pembina, ia juga berharap pembinaan dilakukan secara maksimal guna melahirkan Paskibraka yang berkualitas dan profesional.
Kurikulum dan Seleksi Ketat
Kepala Badan Kesbangpol Tanah Datar Hendra Setyawan menjelaskan, Diklat Paskibraka 2026 mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 dan Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022.
Materi yang dibekalkan mencakup pembelajaran aktif seperti Pancasila, Revolusi Mental, Wawasan Kebangsaan, Kewarganegaraan, Kewaspadaan dan Ketahanan Nasional, Literasi Digital, hingga Kepaskibrakaan. Selain itu, peserta digembleng latihan dasar kepemimpinan, Peraturan Baris Berbaris (PBB) standar TNI, dan teknik pengibaran bendera melalui pengasuhan kepamongan.
"Para peserta yang mengikuti diklat ini merupakan hasil seleksi ketat terhadap 168 pelajar dari 25 sekolah se-Kabupaten Tanah Datar. Dari proses tersebut, terpilih 63 orang terdiri dari 31 putra dan 32 putri dari 20 sekolah," terang Hendra Setyawan.
Hendra menambahkan, dua peserta putri asal Tanah Datar juga berhasil lolos seleksi untuk bertugas sebagai Paskibraka di tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Gerakan Pembagian 4.471 Bendera
Bersamaan dengan dimulainya Diklat Paskibraka, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga memicu semangat nasionalisme masyarakat melalui Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026.
Gerakan ini melibat partisipasi lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, swasta, organisasi kemasyarakatan, hingga partai politik.
Hingga saat ini, sebanyak 37 dari 55 instansi yang berpartisipasi telah menyerahkan total 4.471 bendera ke Badan Kesbangpol Tanah Datar. Jumlah tersebut terdiri atas 1.926 bendera untuk rumah dan 2.545 bendera untuk kendaraan, yang disebarkan ke masyarakat guna menyemarakkan peringatan kemerdekaan. (MC Tanah Datar/rhn/toeb)