Cilacap, InfoPublik- Pemerintah Kabupaten Cilacap menghadirkan berbagai permainan rakyat dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tradisi tersebut dipertahankan sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya saat memimpin apel bersama sekaligus membuka rangkaian lomba HUT Ke-81 RI tingkat Kabupaten Cilacap, Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), dan para peserta lomba.
Ammy mengatakan panitia sempat mengusulkan penyelenggaraan turnamen olahraga. Namun, usulan tersebut tidak dipilih karena berbagai cabang olahraga telah memiliki agenda kompetisi tersendiri sepanjang tahun.
"Olahraga sudah banyak forumnya. Setidaknya setahun sekali, dalam peringatan HUT RI, kita menghadirkan permainan rakyat untuk bernostalgia sekaligus melestarikannya," kata Ammy.
Menurut dia, Agustus merupakan bulan untuk mengenang perjuangan para pahlawan. Oleh karena itu, peringatan kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan semangat gotong royong yang tercermin dalam berbagai permainan rakyat.
"Saya berharap HUT RI ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat disiplin dalam bekerja, meningkatkan kolaborasi, dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat," ujar dia.
Ketua Panitia HUT Ke-81 RI Kabupaten Cilacap Luhur Satrio Muchsin mengatakan peringatan tahun ini mengusung tema nasional "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Berbagai perlombaan diselenggarakan pada 3–6 Agustus 2026 dengan melibatkan perangkat daerah, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, serta masyarakat.
Adapun cabang yang diperlombakan meliputi gobak sodor, balap karung beregu, egrang, kasti, tarik tambang, dan panjat pinang sebagai bentuk pelestarian permainan tradisional yang menjadi bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.