Pascagempa Cianjur Satgas TNI AL Konsentrasi Evakuasi Korban

:


Oleh Yudi Rahmat, Jumat, 25 November 2022 | 18:38 WIB - Redaktur: Untung S - 218


Jakarta, InfoPublik - Hari ke-6 pascagempa bumi Cianjur, Jawa Barat, Satgas Penanggulangan Bencana (Gulben) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) konsentrasi evakuasi korban tertimbun tanah longsor yang dikabarkan lebih dari 30 orang, masih belum diketemukan di desa Cijedil.
 
Konsentrasi lainnya, yaitu di desa Sukamulya, Simpang Garuda, Mangunkerta, Gintung dan Cijedil, dengan kegiatan pendistribusian makanan siap saji, pelayanan Kesehatan dan psikologi.
 
Menurut Komandan Satgas Gulben TNI AL Brigjen TNI (Mar) Hermanto, pihaknya terus  melaksanakan assessment, koordinasi, evakuasi, perawatan korban secara fisik maupun psikologis dan distribusi bahan kontak yang merupakan essential need dari korban bencana gempa bumi dengan magnitudo (M)5,6 di tempat-tempat pengusian Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,
 
"Hal itu sesuai perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, untuk memanfaatkan semaksimal mungkin potensi yang dimiliki TNI AL dalam  penanganan issue kemanusiaan dan bencana alam sampai tuntas, sehingga TNI AL dimanapun berada harus memberikan manfaat kepada masyarakat, diharapkan cepat pulih normal kembali," ujar Hermanto, Jumat (25/11/2022).
 
Untuk penanganan dampak psikologis telah ada tim Psikologi dari Dispsi Angkatan Laut dan Pasmar-1, tim asesmen dan evakuasi serta tim pendistribusi logistik. Satgas akan terus melaksanakan penanganan korban berkoordinasi dengan BNPB dan Satgas yang lain dengan metode asesmen, nilai, putuskan, aksi dan laporkan.
 
Dilansir dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), masih terjadi gempa susulan yang kembali mengguncang dengan M3,4 pada 25 November 2022 pukul 03.51 WIB setelah sebelumnya terjadi pada pukul 01.44 WIB dengan M4,1, terakhir gempa tersebut berpusat di darat 7 Km barat daya Cianjur, Jawa Barat dengan kedalaman 6 Km. Luasnya wilayah terdampak dan kerusakan yang hampir merata, TNI AL memperkuat Satgas dengan penambahan 83 personel dari Pasmar-2 Surabaya yang terdiri dari tim kesehatan, tim evakuasi dan perlengkapannya untuk melaksanakan tanggap bencana Cianjur.
 
Sumber Foto: Dispenal