Lomba Suling Tambur Meriahkan Festival Pesona Raja Ampat 2026
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Raja Ampat, Chairudin Soltief membuka Lomba Suling Tambur dalam rangkaian Festival Pesona Raja Ampat 2026 di halaman Kantor Bupati Raja Ampat, Waisai, Kamis (16/10/2026). Sebanyak sembilan tim kategori pelajar mengikuti perlombaan tersebut.
oleh Agus Siswanto | 17 Oktober 2026 21:16 | Fotografer: Leo | 52
Waisai — Sebanyak sembilan tim kategori pelajar mengikuti Lomba Suling Tambur dalam rangkaian Festival Pesona Raja Ampat 2026 di Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Kamis (16/10/2026). Lomba tersebut dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Raja Ampat, Chairudin Soltief.
Lomba Suling Tambur menjadi salah satu rangkaian festival yang menghadirkan seni dan budaya tradisional Papua sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk memperkenalkan dan melestarikan warisan budaya daerah.
Dengan iringan suling dan tambur, para peserta menampilkan kekompakan dalam setiap penampilan. Kehadiran para walikota yang memimpin masing-masing tim turut menambah semarak perlombaan, termasuk walikota cilik yang tampil mengenakan atribut bernuansa budaya Papua.
Perlombaan dimulai dari halaman Kantor Bupati Raja Ampat dan berakhir di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Waisai. Sepanjang rute, para peserta menampilkan permainan suling dan tambur yang menjadi bagian dari kekayaan seni tradisional Papua.
Lomba tersebut turut memeriahkan Festival Pesona Raja Ampat 2026 yang mengusung tema “Harmoni Bahari dan Budaya Maritim”. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan seni budaya daerah kepada generasi muda agar tetap dikenal, dicintai, dan dilestarikan. MC Raja Ampat/Leo