Jakarta, InfoPublik - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan memastikan distribusi barang kebutuhan dari Ambon ke beberapa daerah di Kabupaten Buru Selatan, Maluku berjalan lancar dan normal.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Ambon Henry Tondang mengatakan, untuk wilayah Ambon dan sekitarnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah menyiapkan dukungan terhadap distribusi barang kebutuhan atau logistik melalui program tol laut dan kapal perintis.

"Armada tol laut sudah masuk ke Ambon dengan trayek T-7 melalui Namlea dan trayek T-15 melalui Namrole. Sedangkan untuk armada perintis sudah ada 8 trayek Sabuk Nusantara di Ambon yaitu R 46, 47, 48, 49, 50, 51, 52 dan 53," ujar Henry, dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Selasa (12/6).

Menurut Henry, Pemerintah menaruh perhatian besar terhadap kelangsungan logistik di Indonesia Wilayah Timur, dan jika ada permasalahan terkait distribusi logistik Pemerintah tidak tinggal diam untuk memastikan jalur distribusi logistik tetap lancar.

"Beberapa waktu lalu, kapal perintis trayek R53 yang masuk ke Kecamatan Pulau Ambalau yaitu KM Manusela perlu masuk dok untuk perawatan rutin dan Ditjen Perhubungan Laut segera menyiapkan kapal cadangan yaitu KM. Kinei agar distribusi logistik tetap berjalan lancar," ungkap Henry.

Menurut Henry, hal serupa juga terjadi beberapa waktu yang lalu, ketika kapal cepat swasta KM Elizabeth yang melayani wilayah Ambon rusak dan dengan segera KSOP Ambon mendapatkan kapal pengganti, yaitu 2 unit kapal cepat yaitu KM. Torpedo dan KM. Express bahari yang dioperasikan oleh pihak swasta, PT. Dharma Indah agar pelayanan tidak terhenti.