Sumbawa Besar, InfoPublik - Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2018 menjadi momentum bagi para generasi muda untuk menguatkan pondasi pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan masyarakat.

Demikian disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sumbawa Faisal Ali Akbar kepada Media Center Kabupaten Sumbawa, Jum’at pagi (1/6/2018).

Akbar yang merupakan alumni Fakultas Ekonomi Universitas Samawa ini menceritakan bahwa GMNI Sumbawa sejak pertengahan 2017 lalu telah menyusun rumusan Sekolah Pancasila. Gagasan ini didasari oleh perkembangan kehidupan bermasyaraat saat ini, yang sangat membutuhkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam lingkungan yang majemuk.

“Kami telah melakukan banyak diskusi dengan teman-teman muda, baik di GMNI maupun organisasi lainnya, berkonsultasi dengan Dinas Dikbud, Bappeda dan lainnya untuk merumskan konsep ini,” tutur Akbar

Bertepatan dengan momentum Hari Lahir Pancasila Tahun 2018 ini, rumusan konsep Sekolah Pancasila telah rampung. “InsyaAllah, akan segera kami sampaikan kepada Pemerintah, kepada Bapak Bupati Sumbawa rumusan konsep ini,” tambahnya.

Sebagai gambaran bahwa atas rekomendasi Dinas Dikbud, SDN 11 Sumbawa akan dijadikan pilot percontohan. Mengingat di SDN 11 Sumbawa menggambarkan kehidupan bhinneka tunggal ika dengan karakter yang multi etnis dan multi agama menyatu dalam proses belajar mengajar dan hubungan yang harmonis antar orang tua murid dalam menyukseskan kelangsungan pendidikan dasar bagi anak-anak.

“Dukungan seluruh elemen masyarakat khususnya Pemda maupun Badan Pembinaan Ideologi Pancasila akan semakin memperkaya khasanah nilai-nilai Pancasila di sekolah, tentu pula dukungan kurikulum dari instansi terkait,” pungkas Akbar. GMNI Sumbawa berharap agar Sekolah Pancasila ini nantinya dapat diresmikan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (ra/mckabsumbawa/Kus)