Surabaya, InfoPublik - Prajurit Brigade Infanteri (Brigif) 1 Marinir melaksanakan uji coba senjata laras panjang jenis Infantery Assault Rifle (IAR) kaliber 5,56 mm. Dalam uji coba tersebut dilakukan oleh prajurit Regu Pandu Tempur (Rupanpur) Brigif-1 Marinir dari jarak 25 meter dan 50 meter dengan posisi berdiri, jongkok dan tiarap.

“Uji coba senjata IAR ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui ketahanan senjata, karakteristik dan hentakan pada saat digunakan untuk menembak,” kata Wakil Komandan Brigif-1 Marinir, Letkol Mar Yudi Asmar, Jumat (2/3).

Setelah dilakukan ujicoba, lanjutnya, ketahanan senjata dinyatakan cukup baik. Bahkan, hentakan hampir tidak terasa atau stabil. Namun ia mengaku masih diperlukan lagi percobaan untuk mengecek akurasi tembakan.

Selain itu, pihaknya juga masih akan tetap mengecek M-Point yang melekat pada senjata untuk uji akurasi malam hari. Pengecekan lain, yakni menguji ketahanan senjata dalam kondisi basah dan berlumpur.

Letkol Yudi Asmar berharap dengan adanya uji coba senjata laras panjang IAR tersebut, para prajuritnya di satuan Brigif 1 bisa memahami karakteristik senjata tersebut. Latihan uji senjata itu dilaksanakan dan dipantaunya langsung di lapangan tembak Brigif-1 Marinir Gedangan, Sidoarjo. (MC Diskominfo Prov Jatim/non-afr/Noor)