Pematangsiantar, InfoPublik - Walikota Pematangsiantar Hefriansyah, SE, MM, memberikan kesempatan kepada empat orang anggota tim pendamping haji daerah (TPHD) ke Makkah, dan lima orang untuk mengikuti ibadah/wisata rohani ke Jerusalem.

Pemberangkatan mereka merukana wujud dari apresiasi walikota terharap predikat kota paling toleran se Indonesia dalam kerukunan umat beragama yang ditorehkan kota Pematangsiantar.

Predikat kota paling toleran se Indonesia dalam kerukunan umat beragama yang ditorehkan kota Pematangsiantar, diapresiasi Walikota Hefriansyah, SE, MM, apresiasi tersebut ditandai dengan memberikan kesempatan kepada empat orang tim pendamping haji daerah (TPHD) dan lima orang untuk mengikuti ibadah/wisata rohani ke Jerusalem.

Kesempatan yang diberikan kepada satuan kerja pengelola keuangan daerah (SKPKD) tersebut tertuang dalam belanja hibah APBD kota Pematangsiantar tahun anggaran 2018 pada badan pengelola keuangan daerah BPKD, hal tersebut disampaikan Walikota melalui asisten II Baren Alijoyo Purba di sekretariat daerah jalan Merdeka no 6, Selasa (2/1)

Asisten III menjelaskan, Penetapan APBD tahun anggaran 2018 ditetapkan tepat waktu melalui perda nomor 7 Thn 2017 tentang APBD TA 2018 pada tanggal 22 Desember 2017 dan peraturan Walikota no 33 thn 2017 tentang penjabaran APBD kota Pematangsiantar TA 2018 pada tanggal 22 Desember 2017 dengan struktur pendapatan sebesar Rp 997 912 719 161.

Sedangkan belanja daerah sebesar Rp997 384 585 393,82 dengan defisit sebesar Rp19 471 866 232,82 ditutupi pembiayaan netto sebesar Rp19 471 866 232,82. 

Dengan penetapan APBD tahun anggaran 2018 tepat waktu, maka semua proses administrasi pemerintahan dapat berlajan lancar, termasuk gaji ASN yang dapat disalurkan tepat waktu dan pelayanan pokok dapat berjalan lancar, kata Asisten III mengakhiri keterangannya. (Humas Pemko Pematangsiantar/toeb)