Dharmasraya, InfoPublik -  Sebanyak 1.395 siswa dari 15 SMP dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Dharmasraya, mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di beberapa Laboratorium Komputer (Lapkom) SMA dan SMK kabupaten Dharmasraya, selama 4 hari, dari 2 – 4 Mei  dan 8 Mei 2017.

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, SE dan Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya Masrul Maas, SE, memantau pelaksanaan UNBK Tingkat SMP sederajat ke salah satu sekolah penyelenggara, yaitu Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 01 Koto Baru, Selasa (2/5).

Turut hadir mendampinginya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya, Marius, S.Pd, MM, Kabag Kesra Syafrudin,M.Si, Walinagari Koto Baru Z.Lubis,S.Pd dan Kepala SMA Negeri 01 Koto Baru Drs.Yuli Sabri, M.Pd.

Pelaksanaan UNBK bukan semata didasari image “lebih modern dan canggih”, tetapi berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya, ternyata UNBK lebih praktis, hemat waktu dan memberikan hasil lebih baik.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya, Marius, S.Pd, MM, melalui Kasi Kurikulum Dikdas Afrialedi, S.Pd, MM, di sela-sela kunjungannya ke SMA Negeri 01 Koto Baru, Selasa (2/5).

Sebanyak 1.395 siswa SMP sederajat saat ini sedang mengikuti UNBK dengan memanfaatkan fasilitas di  4 SMA, yaitu SMA Negeri 1 Timpeh, SMA Negeri 1 Pulau Punjung, SMA Negeri 1 Sitiung dan SMA Negeri 1 Koto Baru.

Selebihnya melaksanakan UNBK pada 3 SMK, yaitu SMK Negeri 1 Koto Baru, SMK Negeri 1 Sitiung dan SMK Negeri 1 Pulau Punjung.

Persentase siswa yang mengikuti UNBK 43%, atau sebanyak 1.395 orang dari total peserta 3.184. Sisanya sebanyak 1.789 orang (57%) mengikuti UNKP (Ujian Nasional menggunakan Kertas dan Pensil).

Ditambahkannya, kehadiran peserta UNBK tingkat SMP sederajat tidak mengganggu Proses Belajar Mengajar (PBM) pada sekolah penyelenggara. Sejumlah siswa kelas X dan XI dari SMA dan SMK penyelenggara UNBK tetap belajar seperti biasa. (MC Dharmasraya/toeb)