Sumenep, InfoPublik - Infrastruktur di kawasan wisata yang dipersiapkan pada even Visit Sumenep Years 2018 atau tahun kunjungan wisata tahun depan, untuk Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Sumenep, Madura, Jawa Timur, tuntas dikerjakan.

“Pekerjaan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Sumenep, di dua wisata sebagai icon Visit Sumenep Years 2018 yakni Pulau Giliyang dan Gili Labak, sudah tuntas,” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Sumenep, Bambang Irianto, Senin (3/4).

Ia mengklaim bahwa infrastruktur yang dikerjakannya di Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek itu sudah rampung secara keseluruhan dan dimulai sejak tahun 2014 lalu.

“Seperti pipanisasi air bersih di bawah laut yang bekerjasama dengan BPWS (Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura), total pekerjaan Rp 54 miliar sepanjang 5,4 kilometer tersebut, tuntas dikerjakan,” paparnya.

Bahkan paving senilai Rp 11 dari APBN juga sudah rampung, termasuk MCK dan 4 home stay. Kemudian di Pulau Gili Labak, Kecamatan Talango, untuk MCK dan pipanisasi juga sudah dikerjakan.

“Jadi infrastruktur bagi Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Sumenep, di dua objek wisata itu tidak ada masalah lagi. Tinggal ditunjang dari infrastruktur dinas lainnya. Kalau pekerjaan kami sudah tuntas,” ungkapnya.

Hanya saja, lanjut Bambang, hingga kini penyediaan air bersih di Pulau Gili Labak belum terlaksana, lantaran terkendala di wilayah setempat tidak bisa dilakukan pengeboran. Sebab, air di Pulau tersebut payau.

“Kami sudah memberikan alternatif yakni dengan pengiriman air bersih melalui perahu rakyat. Program itu masih kita usulkan kepada BPWS. Ya tinggal menunggu responsnya,” pungkasnya. (Nita/Esha/Fer)