Jakarta, InfoPublik - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengajak masyarakat menduniakan kekayaan Nusantara senam poco-poco lewat TAFISA 2016.

"Poco-poco adalah salah satu kekayaan Indonesia. Makanya kita harus bisa menyelamatkan kekayaan nusantara ini," tutur Menpora Imam Nahrawi di sela pembukaan Wonderful Poco-poco Marathon TAFISA Games 2016 di Discovery Hotel Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Jumat (7/10).

Imam berharap senam poco-poco bisa lebih dikenal khalayak internasional. "Ini adalah kesempatan untuk lebih mengenalkan lagi senam poco-poco kepada dunia. Kalau tidak kita, siapa lagi," tegas Imam.

Tidak hanya menggukan seragam olahraga, peserta dari lintas organisasi dan kementerian itu juga menggunakan beberapa atribut daerah seperti dayak. Bahkan tim Bhayangkari juga tidak mau ketinggalan karena menggunakan seragam kebesaran dengan tulisan Back Turn Crime.

Sementara itu Ketua Panitia Wonderful Poco-poco Marathon TAFISA Games 2016, Leli mengatakan Wonderful Poco-poco Marathon TAFISA Games 2016 diikuti sekitar 750 peserta baik dari TNI/POLRI, kementerian maupun lembaga negara, pelajar, mahasiswa dan umum. Terlihat semua peserta telah mempersiapkan diri dengan baik."

Senam Poco-poco ini terbagi atas dua kategori : kategori pertama adalah perorangan dan kelompok kedua adalah kategori kelompok (setiap kelompok terdiri 5 orang).

Untuk para pemenang kategori perorangan akan diberikan piagam dan uang pembinaan 10 peserta terbaik : untuk rangking I Rp. 5juta, Rangking II, Rp.3juta rangking III, Rp.2juta, dan rangking IV -X @ Rp. 2.5juta,- (dipotong pajak).

Sedangkan untuk pemenang kelompok akan diberikan  piagam dan uang pembinaan 6 kelompok terbaik setiap kategori dengan nilai rangking I Rp.10juta,- rangking II Rp.7.5juta, rangking III Rp.5juta,- rangking IV -VI @ Rp.2,5juta,- (dipotong pajak).