MBG Dorong Anak Pedesaan Lumajang Lebih Sehat dan Berprestasi
Kominfo Lumajang/Anam
Kominfo Lumajang/Anam
Lumajang, InfoPublik – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lumajang menjadi langkah konkret pemerintah dalam memastikan setiap anak mendapat kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat dan cerdas.
Di tengah keterbatasan akses pangan bergizi di wilayah pedesaan, program ini hadir sebagai intervensi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pagowan 01, Kecamatan Pasrujambe.
Sejak mulai dilaksanakan pada 26 Agustus 2025, seluruh 72 murid SDN Pagowan 01 menerima paket makan bergizi lima kali sepekan. Menu yang disajikan bervariasi, lengkap dengan karbohidrat, protein, sayur, dan buah sesuai standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) anak usia sekolah.
Kepala Sekolah SDN Pagowan 01, Cukup Santoso, menyebut program ini sangat membantu anak-anak desa, terutama mereka yang tidak selalu mendapat menu sehat di rumah.
“Dengan adanya MBG, asupan gizi anak-anak lebih terjamin. Bahkan makanan yang biasanya dihindari, seperti sayur atau buah, kini bisa mereka nikmati bersama teman-teman di sekolah,” ujarnya, Selasa (16/9/2025).
Kebiasaan baru ini tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga membangun pola makan yang lebih teratur. Anak-anak yang tadinya sulit makan kini terbiasa menghabiskan porsi, apalagi saat makan dilakukan bersama di sekolah dengan pendampingan guru.
Lebih jauh, MBG berperan sebagai jembatan pemerataan. Program ini memastikan bahwa anak-anak di pedesaan mendapat kualitas gizi setara dengan di perkotaan, tanpa terbatas kondisi ekonomi keluarga maupun akses pangan.
“Program ini adalah wujud nyata keberpihakan pemerintah. Anak-anak di desa tidak boleh kalah sehat hanya karena akses pangan bergizi lebih sulit. Melalui MBG, kita pastikan semua anak punya peluang tumbuh dengan gizi yang cukup,” tegas Cukup.
Dampaknya mulai terlihat. Anak-anak lebih bersemangat mengikuti pelajaran, konsentrasi meningkat, dan suasana kelas menjadi lebih hidup. Orang tua pun merasa terbantu karena mendapat dukungan tambahan dalam memastikan kebutuhan gizi anak-anak mereka terpenuhi.
Program MBG di Lumajang membuktikan bahwa pembangunan manusia harus dimulai sejak dini dan menyentuh akar persoalan, yakni akses gizi seimbang. Melalui intervensi langsung di sekolah, pemerintah tidak hanya menyehatkan generasi sekarang, tetapi juga menyiapkan fondasi bagi generasi emas 2045.
(MC Kab. Lumajang/An-m)
© Copyright 2026, All Rights Reserved