Merauke, InfoPublik - Jelang bulan Ramadhan maupun Idul Fitri 1439 Hijriah Stasiun Karantina akan lebih meningkatkan pengawasan di setiap pintu masuk keluarnya masyarakat dari dan ke Kabupaten Merauke.

Semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan produk unggas maupun tumbuhan jelang bulan Ramadan, sehingga perlu adanya penigkatan pengawasan terhadap distribusi barang dari dan ke Merauke.

Kepala Stasiun Karantina Pertanian kelas satu Merauke Muhamad Musdar saat di konfirmasi, Jumat (11/5), mengemukakan, pengawasan akan di lakukan di pintu-pintu pemasukan dan keluar yakni bandar udara Mopah dan pelabuhan laut Merauke serta di wilayah perbatasan.

Ditambahkanya, peningkatan pengawasan bertujuan agar komoditi tumbuhan dan hewan yang masuk dipastikan dilengkapi surat karantina dari daerah asal.

"Kami tidak mau ambil resiko ada penyakit unggas dan tumbuhan terjadi di Merauke, sehingga setiap komoditi unggas atau tumbuhan yang tidak di lengkapi surat karantina langsung di musnahkan di tempat ujarnya.

Muhamad Musdar mengakui selama ini ada hewan hidup dan produk unggas yang masuk ke Merauke tanpa dokumen karantina namun dapat diatasi dengan baik dan Muhamad Musdar menghimbau masyarakat untuk tidak membawa tumbuhan maupun unggas tanpa dokomen karantina. (McMrk/02/Abd/Eyv)