Jakarta, InfoPublik - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan Gunung Agung di Bali pada Senin (30/4) malam kembali erupsi.

"Erupsi Gunung Agung di Bali kali ini teramati dengan tinggi kolom abu 1.500 meter di atas puncak kawah terjadi pada 30 April 2018 pukul 22:45 WITA. Pos Pengamatan Gunung Agung PVMBG memantau amplitudo maximum 23 mm dan lama gempa 172 detik. Erupsi hanya sesaat. Tidak ada erupsi susulan. Angin mengarah ke Barat. VONA Orange," kata Sutopo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (1/5).

Meski terjadi erupsi, lanjut Sutopo, masyarakat tetap tenang meskipun terjadi hujan abu tipis di Sawan Singaraja. "Tidak ada masyarakat yang mengungsi. Kondisi Bali aman dan tetap nyaman," ungkapnya.

Sementara kondisi pada Selasa (1/5) pagi, Gunung Agung nampak cerah. Tidak ada asap keluar dari puncak kawah. Kondisi kegempaan dan vulkanik juga masih aman.

"Namanya gunung api status Siaga (level 3) masih dimungkinkan terjadi erupsi. Tapi tidak membahayakan selama masyarakat berada di luar radius 4 km. Jadi, Bali tetap aman," pungkasnya.