Pariaman, InfoPublik – Pemerintah Kota Pariaman terima bantuan 50 ekor sapi betina dari pemerintah pusat untuk tahun 2016. Bantuan tersebut adalah program kesejahteraan yang akan diberikan kepada para kelompok tani.

Sekretaris Dinas Pertanian Kota Pariaman Dewi Sastra, di Pariaman, Selasa (24/5), mengatakan ke-50 ekor sapi bantuan tersebut adalah sapi betina yang nantinya untuk bibit bagi petani. “Sapinya bukan sapi penggemukan tapi sapi pembibitan. Semuanya betina,” ujar Dewi Sastra, Selasa (24/5).

Persyaratan sebelum sapi diberikan kepada kelompok tani, ujar Dewi, terlebih dahulu kelompok tani harus mengajukan proposol ke pihaknya, setelah itu akan ditindaklanjuti layak tidak layaknya kelompok tersebut menerima sapi bantuan pembibitan oleh dinasnya.

Pihak pemerintah melalui dinas pertanian akan memantau dan memastikan keabsahan kelompok tani yang ajukan proposal sebelum seluruh sapi bantuan disalurkan kepada masyarakat.

“Penerima hanya kelompok tani aktif, bukan kelompok yang muncul pas lagi ada bantuan saja. Jika salah sasaran, bantuan akan sia-sia,” katanya.

Dia menegaskan pihaknya tidak akan memungut biaya apa pun dari kelompok tani untuk mendapatkan bantuan tersebut. Para calon penerima cukup mengajukan proposal dan syarat lainnya.

Terpisah, Endang (43) warga Pariaman Timur berharap penyaluran sapi bantuan harus terkontrol dan tidak ada permainan, baik oknum dinas maupun kelompok peternak.

“Jangan sampai bantuan untuk dibibitkan diperjual belikan. Pengontrolan harus berkala dan ada sanksinya,” kata dia. (K@m!k0/toeb)