Pameran UMKM PON Papua Klaster Merauke Targetkan Transaksi Rp1 Miliar

  •   Senin, 11 Oktober 2021 | 11:14 WIB
  •   Oleh : lsma
  •   554

Merauke, InfoPublik - Selama penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Klaster Merauke, Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke menggelar Pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Selama berlangsunya pameran itu ditargetkan akan terjadi jual beli senilai sekitar Rp1 miliar.

Kepala Bidang Perekonomian Daerah Merauke, Imam Santoso, mengatakan ketika UMKM dipusatkan dalam satu tempat di satu momen, maka perputaran uang cukup besar, terutama selama kegiatan PON.

"Karena semua yang dipasarkan didata, sehingga akan diketahui apa yang dipasarkan dan berapa banyak yang terjual. Bahkan melalui kegiatan PON dapat juga dihitung perputaran ekonomi di Kabupaten Merauke pada item-item seperti penginapan, transortasi dan lain sebagainya,” kata Imam, Sabtu (9/10/2021).

Imam menyebut, transaksi di pameran UMKM PON Klaster Merauke capai Rp82 juta/hari dan ditargetkan akan terjadi jual beli senilai sekitar Rp1 miliar selama pameran yang berlangsung 5-16 Oktober mendatang.

"Selama berlangsungnya dan berakhir Pameran ini diharapkan transaksi jual beli diperkirakan mencapai kurang lebih Rp1 Miliar," ujar Imam.

Imam, yang juga Sekretaris Sub Bidang Sosial Ekonomi PB PON XX Papua Klaster Merauke, mengatakan, pameran UMKM ini sebagai pembinaan pemberdayaan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi di Kabupaten Merauke.

"Tentunya untuk pemberdayaan UMKM diberikan dana pembinaan yang dilakukan Bidang Perekonomian sebesar Rp10.550.000 setiap kelompok UMKM. Sehingga dapat meningkatkan ekonomi mereka," tuturnya.

Ditambahkannya upaya pembinaan pemberdayaan UMKM lain seperti bimbingan teknis juga diberikan agar mereka bisa memasarkan produknya melalui offline maupun online.

"Dalam pembinaan pemberdayaan ini kami bekerja sama dengan rumah kreatif dari Telkom, di sana diajarkan bagaimana pergerakan online, bagaimana mereka mensetting produknya, tujuannya untuk berjualan melalui online,"jelasnya.

Nantinya usai PON, pembinaan dan pemberdayaan UMKM Merauke akan dilanjutkan dalam pameran HUT Kota Merauke maupun hajat daerah lainnya. Sehingga pendapatan UMKM Merauke terus berkembang dan maju .

Jumlah UMKM yang terdata sebanyak 480 kelompok. Namun yang terakomodir dalam PON hanya 164. Dikarenakan keterbatasan tempat dan ada pula yang belum menyiapkan produknya. Sebagian lainnya langsung memasarkan di sekitar venue PON.

Masih menurut Imam, dari dana stimulus Rp10.550.000 ini diharapkan dapat mendorong kelompok UMKM untuk meningkatkan hasil produk mereka dan membantu mereka dalam pemasaran. "Bahkan, telah diberikan bimtek dalam rangka persiapan PON tentang bagaimana menawarkan produknya. Menjadi sales bagi produknya, sekaligus menjadi tuan rumah yang baik bagi pengunjungnya," pungkasnya.

(Foto: Amiri Yandi)

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber InfoPublik.id.