Presiden Minta Jajarannya Lakukan Terobosan Tangani Penyalahgunaan Narkoba 

: BPMI Setpres


Oleh Tri Antoro, Senin, 11 September 2023 | 23:02 WIB - Redaktur: Taofiq Rauf - 73


Jakarta, InfoPublik - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajarannya untuk melakukan terobosan dalam menangani penyalahgunaan narkoba.

Hal tersebut terungkap saat Kepala Negara memimpin rapat terbatas (ratas) membahas mengenai pemberantasan dan penanganan kasus narkoba  di Istana Merdeka, Jakarta pada Senin (11/9/2023). 

“Hari ini saya ingin mengajak kita semua untuk mencari sebuah lompatan terobosan agar kejahatan luar biasa ini bisa kita kurangi, kita selesaikan dengan baik,” ujar Presiden.

Presiden pun meminta penegakan hukum yang tegas terhadap tindakan pidana narkotika sehingga memberikan efek jera.

“Mulai penegakan hukum yang tegas, sehingga memberikan efek jera. Karena kita tahu juga banyak oknum aparat penegak hukum kita yang terlibat di dalamnya. Ini menjadi catatan dan tindakan tegas harus diberikan kepada mereka,” ungkapnya.

Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), penyalahgunaan narkoba saat ini sebesar 1,95 persen atau 3,6 juta jiwa. Hal ini juga memicu peningkatan kapasitas di lembaga pemasyarakatan (lapas). Terkait hal itu, Presiden meminta agar rehabilitasi bagi pelaku penyalahgunaan narkoba dapat dilakukan di fasilitas lain.

“Karena di lapas juga penuh, kemarin ada usulan dari Pangdam untuk bisa dilakukan di Rindam, di setiap kota. Saya kira punya kapasitas kurang lebih berapa, 300-an lah, 500-an yang bisa direhab di situ, tapi ini nanti kita bicarakan juga masalah anggarannya seperti apa,” imbuh Presiden.

Terkait pencegahan, Presiden meminta dilakukan pengetatan pengawasan untuk pencegahan penyelundupan narkoba.

“Saya kira mengenai pencegahan, terutama penyelundupan masuknya narkoba ini harus betul-betul kita urus benar. Ini saya kira agar kita fokus, saya ingin nanti juga memutuskan kita kerjakan enggak di semua provinsi dulu lah, mungkin lima besar, provinsi lima besar yang narkobanya paling tinggi kita fokuskan di situ, atau sepuluh besar, tapi kita putuskan setelah kita berbicara di sini,” kata Presiden. 

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Isma
  • Jumat, 12 Juli 2024 | 18:16 WIB
Indonesia Masuk Empat Besar Negara Penghasil Kopi di Dunia
  • Oleh MC KAB SEKADAU
  • Kamis, 21 Maret 2024 | 23:48 WIB
Pujian dari Presiden akan Meningkatkan Kualitas Pelayanan RSUD Sekadau
  • Oleh MC KAB SEKADAU
  • Kamis, 21 Maret 2024 | 23:31 WIB
Presiden: Harga Bahan Pokok dalam Kondisi Stabil
  • Oleh Tri Antoro
  • Kamis, 21 Maret 2024 | 15:41 WIB
Presiden Jokowi Apresiasi Kinerja Penyelenggara Pemilu 2024