IndoBisa 2023 Diharapkan Bisa Mengakselerasi Pengembangan Ekonomi Digital

: Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf Nia Niscaya (tengah) bersama Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf Anggara Hayun Anujuprana (kiri) dan Direktur Innovation Pijar Foundation Cynthia Krisanti (kanan) meluncurkan program IndoBisa 2023 di sela-sela


Oleh Untung S, Selasa, 26 September 2023 | 11:42 WIB - Redaktur: Untung S - 28


Jakarta, InfoPublik - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mendukung penuh program Indonesia Business Startup Matchmaking (IndoBisa) 2023 yang diharapkan dapat memicu akselerasi pengembangan sektor ekonomi digital di Indonesia.

Dalam peluncuran program IndoBisa 2023 di sela-sela "The Weekly Brief With Sandi Uno", di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (25/9/2023), Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya mengatakan program IndoBisa merupakan program kolaborasi antara Kemenparekraf dengan Pijar Foundation untuk mengembangkan potensi ekonomi perusahaan startup di Indonesia.

Upaya pengembangan startup itu dinilai sangat menjanjikan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, sebab berdasarkan data yang dihimpun oleh KataData, ada 2.346 perusahaan startup di Indonesia pada 2022.

"Itu saya kira bisa menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia memiliki peluang yang besar untuk mewujudkan kemandirian ekonomi digital dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara. Indonesia juga mengalami pertumbuhan ekonomi digital yang lebih pesat seiring bertambahnya populasi," kata Nia.

Dengan kehadiran program itu, lanjut Nia, diharapkan Indonesia bisa menjadi bangsa yang mampu beradaptasi dengan tatanan ekonomi digital.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf Anggara Hayun Anujuprana menjelaskan program itu menjadi platform bagi startup parekraf yang butuh suntikan modal dalam mengembangkan bisnisnya untuk bertemu dengan investor. Selain itu, program ini diharapkan bisa memicu ekosistem startup untuk tumbuh dan berkembang dalam mewujudkan bisnis berkelanjutan.

"Setelah (startup) dipertemukan dengan modal ventura, kita menginginkan ke depan terbangun ekosistem startup yang berkelanjutan melalui matchmaking, tematic networking, dan speed networking juga yang mudah-mudahan bisa kita lakukan di 2024," kata Hayun.

Peluncuran ini disaksikan oleh Direktur Innovation Pijar Foundation, Cynthia Krisanti.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Untung S
  • Selasa, 5 Desember 2023 | 11:31 WIB
Singapore Comic Con 2023 Jadi Jalan Komik Indonesia Mendunia
  • Oleh Eko Budiono
  • Senin, 6 November 2023 | 08:42 WIB
Gerakkan Ekonomi Kreatif, Banyuwangi Gelar Festival Ngopi
  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Sabtu, 4 November 2023 | 06:28 WIB
Menkominfo Optimistis Ekonomi Digital Nasional semakin Moncer
  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Selasa, 31 Oktober 2023 | 20:54 WIB
Kominfo Dorong Langkah Strategis untuk Tumbuhkan Ekonomi Digital
  • Oleh Pasha Yudha Ernowo
  • Selasa, 31 Oktober 2023 | 19:22 WIB
SuRe Bro Diharapkan Bantu Percepatan Penyelesaian Krisis Parekraf
  • Oleh Pasha Yudha Ernowo
  • Senin, 30 Oktober 2023 | 20:51 WIB
Kemenparekraf Perkuat Kerja Sama Pariwisata Berkelanjutan dengan Jepang