Jakarta, InfoPublik - Pemerintah Indonesia menegaskan otoritas regulasi nasional berlaku bagi seluruh platform digital yang beroperasi dan melayani masyarakat Indonesia, termasuk Roblox. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, meminta Roblox memastikan seluruh ketentuan pelindungan anak di Indonesia diterapkan secara konkret di dalam platform.
Penegasan tersebut disampaikan Meutya Hafid kepada Co-Founder dan CEO Roblox, David Baszucki, dalam pertemuan di kantor pusat Roblox, Silicon Valley, Amerika Serikat. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).
Meutya Hafid menekankan bahwa kewajiban memenuhi regulasi Indonesia harus diterjemahkan ke dalam langkah nyata, terutama dalam melindungi pengguna berusia di bawah 16 tahun.
Pemerintah mengapresiasi sejumlah langkah yang telah dilakukan Roblox, seperti penerapan teknologi facial age estimation, pembatasan fitur komunikasi bagi pengguna anak, serta peluncuran Roblox Kids dan Roblox Select. Namun, pemerintah meminta penguatan dilakukan pada aspek verifikasi usia dan mekanisme pelindungan pengguna anak. “Kami memahami bahwa banyak anak-anak Indonesia menggemari Roblox, sehingga besar harapan kami bahwa Roblox juga menyayangi anak-anak kami, terutama dalam melindungi keamanan mereka,” ujar Meutya Hafid dalam keterangannya dari California, Amerika Serikat, Selasa (22/9/2026).
Menkomdigi Meutya Hafid juga meminta Roblox menerapkan prinsip safety-by-design dengan menempatkan pelindungan anak sebagai bagian dari desain dan fitur platform sejak awal. Langkah tersebut mencakup pembatasan interaksi dengan orang yang tidak dikenal, pencegahan perpindahan komunikasi ke luar platform, serta peningkatan kemampuan mendeteksi dan menghentikan perilaku berisiko sejak dini.
Adapun, CEO Roblox, David Baszucki, menyampaikan keterbukaan perusahaan untuk melakukan penyesuaian terhadap produknya sesuai kebutuhan negara tempat Roblox beroperasi. “Filosofi kami bahwa Roblox memiliki agenda besar di masa depan tentang cara kami bermain, dan perubahan yang Anda minta, bisa jadi banyak negara lain juga meminta hal yang sama, sehingga kami akan lebih dapat mengonfigurasikan produk kami sesuai permintaan Anda, dan kesesuaian ini yang kami harapkan berjalan di masa depan,” tutur David.
Baszucki juga menyatakan perubahan yang diminta Indonesia dapat menjadi bagian dari arah pengembangan produk Roblox dan berpotensi diterapkan di negara lain dengan kebutuhan serupa.
Selain penguatan perlindungan di dalam platform, pemerintah mendorong Roblox memperkuat kehadiran langsung di Indonesia, termasuk melalui penempatan pimpinan senior atau kantor di Jakarta. Kehadiran lokal dinilai dapat mempercepat komunikasi, koordinasi, dan keterlibatan antara Roblox dan pemerintah Indonesia.
Pemerintah selanjutnya meminta implementasi PP Tunas dipantau melalui pelaporan yang rutin, terukur, dan transparan. Kepatuhan terhadap ketentuan perlindungan anak diharapkan dapat terlihat melalui perubahan nyata di dalam platform, bukan sebatas pengumuman kebijakan. “Platform global boleh beroperasi di mana saja. Tetapi ketika hadir dan melayani masyarakat Indonesia, standar dan aturan Indonesia yang harus dipenuhi," tukas Menkomdigi.
Pemerintah menegaskan aturan Indonesia berlaku bagi seluruh platform yang beroperasi di Indonesia tanpa terkecuali. Implementasi ketentuan tersebut akan terus dipastikan melalui pengawasan pemerintah.