Lampung Selatan, InfoPublik — Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan arus balik penyeberangan Sumatera–Jawa di Pelabuhan Bakauheni berjalan lancar dan terkendali pada masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026.
Peninjauan dilakukan pada 27–28 Maret 2026 untuk memastikan pergerakan masyarakat yang kembali dari kampung halaman menuju perantauan berlangsung aman dan nyaman.
“Sampai hari ini arus balik di Pelabuhan Bakauheni berjalan dengan baik. Terima kasih kepada masyarakat yang mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujar Dudy, dalam siaran persnya yang diterima InfoPublik, Senin (30/3/2026).
Data Posko Angkutan Lebaran PT ASDP Indonesia Ferry mencatat, jumlah penumpang yang kembali ke Jawa sejak 22 hingga 27 Maret 2026 mencapai 543.440 orang atau sekitar 60 persen dari total 898.864 pemudik yang berangkat saat arus mudik.
Sementara itu, total kendaraan yang telah kembali tercatat sebanyak 144.039 unit atau sekitar 60 persen dari total 239.920 unit kendaraan pada periode mudik. Dengan demikian, masih terdapat sekitar 40 persen pemudik yang diperkirakan akan kembali dalam beberapa hari ke depan.
Menhub menegaskan, pemerintah bersama operator penyeberangan, kepolisian, dan pemangku kepentingan lainnya telah menyiapkan skema operasional maksimal guna mengantisipasi lonjakan arus balik.
“Aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Kami pastikan seluruh layanan berjalan selamat, aman, dan nyaman,” tegasnya.
Selain Bakauheni, Kementerian Perhubungan juga memastikan kesiapan arus balik di lintasan Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk, Bali. Saat ini, masih terdapat sekitar 51 persen pemudik yang akan kembali ke Pulau Bali.
Untuk mengurai kepadatan, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah seperti buffer zone, percepatan sistem tiba–bongkar–berangkat (TBB), serta penambahan armada kapal.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo menyatakan puncak arus balik di Bakauheni telah terlewati dengan baik.
“Mudah-mudahan kondisi ini dapat terus terjaga sehingga masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan aman dan selamat sampai tujuan,” ujarnya.
Pemerintah optimistis sisa pergerakan arus balik Lebaran 2026 dapat terlayani dengan baik melalui koordinasi lintas sektor dan penguatan manajemen operasional di lapangan.