Banda Aceh, InfoPublik – Pemerintah Aceh melepas ribuan peserta program mudik gratis menjelang Idulfitri 1447 Hijriah dari Depo Trans Koetaradja, Minggu (15/3/2026). Program yang dikoordinasikan oleh Dinas Perhubungan Aceh tersebut menyediakan kuota bagi 6.421 pemudik menuju berbagai daerah di Aceh dan wilayah luar daerah.
Pelepasan peserta mudik dilakukan langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem. Program ini diselenggarakan untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan transportasi yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau menjelang Lebaran.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Kapolda Aceh, Sekretaris Daerah Aceh, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Aceh, anggota Majelis Tuha Peut Wali Nanggroe Aceh, anggota DPR Aceh, Rektor Universitas Syiah Kuala, Wali Kota Banda Aceh, Kepala Badan Narkotika Nasional Aceh, serta para kepala satuan kerja perangkat Aceh dan pimpinan instansi vertikal lainnya. Pada kesempatan itu, gubernur juga menyerahkan santunan kepada anak yatim.
Muzakir Manaf mengatakan, tradisi mudik merupakan momen penting bagi masyarakat untuk kembali berkumpul bersama keluarga setelah menjalani aktivitas sepanjang tahun.
“Tradisi mudik bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi serta menghadirkan kembali kehangatan kebersamaan di tengah keluarga,” ujar Mualem.
Ia menjelaskan, program mudik gratis ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi tingginya biaya perjalanan menjelang Lebaran. Selain itu, program tersebut juga diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan selama arus mudik dan arus balik.
“Program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman,” katanya.
Gubernur juga mengingatkan para pengemudi agar selalu berhati-hati selama perjalanan serta mengutamakan keselamatan penumpang. "Jika lelah, silakan beristirahat. Utamakan keselamatan di jalan. Keluarga menunggu di kampung halaman,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal, menjelaskan program mudik gratis tahun ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Tercatat sebanyak 3.328 orang mendaftar melalui sistem daring di laman seulamat.dishubaceh.com, sementara kuota yang disediakan untuk angkutan darat sebanyak 2.070 orang.
Untuk melayani pemudik tersebut, pemerintah menyiapkan 122 unit kendaraan, terdiri dari 27 bus besar dan 95 unit Hiace, yang melayani 18 rute tujuan ke berbagai kabupaten dan kota di Aceh, khususnya wilayah yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi.
Seluruh peserta mudik diberangkatkan secara bertahap dari Depo Trans Koetaradja pada 15 hingga 17 Maret 2026.
Selain layanan dari Pemerintah Aceh, program mudik gratis tahun ini juga mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia serta sejumlah badan usaha milik negara melalui layanan angkutan darat dengan kuota sekitar 709 orang.
Untuk wilayah kepulauan, pemerintah juga menyediakan layanan mudik gratis melalui angkutan laut dengan delapan rute pelayaran menggunakan kapal ro-ro dan kapal cepat dengan total kapasitas 3.642 penumpang.
“Dengan dukungan berbagai pihak tersebut, total kuota mudik gratis yang tersedia di Aceh tahun ini mencapai 6.421 orang,” kata Faisal.
Ia menambahkan seluruh armada yang digunakan dalam program tersebut telah melalui pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check untuk memastikan kendaraan layak jalan dan aman digunakan. Para pengemudi juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk tes urin.
Salah seorang peserta mudik gratis, Putri, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia mengetahui informasi mudik gratis dari media sosial Dinas Perhubungan Aceh setelah diberitahu oleh rekannya.
Putri yang akan mudik ke Medan mengatakan sudah hampir satu tahun tidak pulang ke kampung halaman dan sangat merindukan kebersamaan bersama keluarga.
“Alhamdulillah senang sekali bisa ikut mudik gratis tahun ini. Tahun lalu saya tidak dapat kuota, tapi tahun ini akhirnya dapat,” ujarnya.
Ia berharap program mudik gratis tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan kuota yang lebih besar serta rute yang lebih banyak agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.