Batang, InfoPublik - Nahdlatul Ulama (NU) sebagai Ormas Islam terbesar di Indonesia memiliki peran yang luar biasa dalam membangun Bangsa, tak hanya mengajarkan Ahlussunnah wal Jama'ah, akan tetapi juga memperhatikan kemaslahatan umatnya.

"Saya selaku Kepala Daerah berterimakasih kepada MWC NU Kabupaten Batang yang telah ikut berperan dalam kemaslahatan umatnya dengan menggelar Jobfair untuk membantu menurunkan angka pengangguran," ucap Bupati Batang, Wihaji saat membuka Job Fair di Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Tragung, Kecamatan Kandeman,  Kabupaten Batang, Rabu (11/7).

Lebih lanjut Bupati Batang mengatakan, sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU berkewajiban untuk merawat, melestarikan tradisi warisan dari leluhur, tetapi jangan melupakan tanggung jawab untuk tetap meningkatkan taraf hidup karena sekarang jaman sudah berubah tanpa meninggal syariat islam.

"Ada dua dua visi misi pemerintah daerah yang menjadi agenda prioritas seperti menciptakan 10 ribu tenaga kerja dan 1000 Wirausaha baru,  untuk tahun ini terdapat 500 Wirausaha baru dan akan terus meningkat," kata Bupati Batang, Wihaji.

Kemudian, Lanjut Bupati Batang, untuk mendukung dan menyukseskan program ini, Pemkab Batang telah melakukan berbagai macam pelatihan secara komprehensif bagi para pelaku usaha, serta membuka lapangan kerja  lewat Jobfair, karena Pemkab mempunyai kewajiban untuk menurunkan angka pengangguran yang ada di Kabupaten Batang.

"Penyelenggara Jobfair harus melaksanakan dengan objektif dan transparan, hal ini untuk menepis anggapan di masyarakat bahwa mendapatkan pekerjaan harus lewat jalur tertentu," pinta Bupati Batang, Wihaji.

Bupati Batang juga berharap ada lembaga-lembaga lain untuk menggelar kegiatan Jobfair, paling tidak selama satu tahun dapat dilaksanakan 3 kali karena inilah yang di tunggu - tunggu oleh para pencari kerja.

Ketua pelaksana Jobfair, Munir Malik mengatakan, Jobfair ini terselenggara berkat kerjasama antara PC NU, Kementrian Tenagakerja dan pemerintah daerah melalui Dinas Penanaman Modal Perijinan Satu Pintu  dan Tenaga Kerja.

"Selaku warga NU dan warga Batang kami juga berkewajiban untuk ikut mendukung serta menyukseskan program pemerintah dalam menurunkan angka pengangguran di kabupaten Batang," kata Munir Malik.

Dijelaskan juga lanjut Munir Malik, bahwa Jobfair merupakan wadah kepada masyarakat yang sedang mencari pekerjaan, serta memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk merekrut tenaga kerja sesuai dengan bidang keahlian dan kebutuhan.

"Jobfair kali ini diikuti oleh 44 perusahaan mulai dari perusahaan swasta hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), diharapkan mampu menyerap tenaga kerja hingga 2.200 orang dan dapat  menarik minat investor untuk berinvestasi di Batang," lanjutnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Ardhy/Eyv)