Jakarta, InfoPublik - Pornografi dapat merusak otak anak, bahkan kerusakan otak pecandu pornografi sama persis dengan kerusakan otak pada orang yang mengalami kecelakaan mobil dengan kecepatan yang sangat tinggi.

Disarikan dari modul peran keluarga dan masyarakat dalam mencegah bahaya pornografi, yang disusun oleh tim Yayasan Kita dan Buah Hati, serta Direktorat Pembinaan Keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terdapat beberapa ciri pecandu pornografi antara lain:

1. Bila ditegur dan dibatasi menggunakan HP akan marah.

2. Mulai impulsif, berbohong dan emosinya sering naik.

3. Sulit berkonsentrasi.

4. Jika bicara menghindari kontak mata.

5. Menyalahkan orang lain.

6. Menutup diri.

7. Prestasi akademis menurun.

8. Hilang empati, apapun yang diminta harus diperoleh.

Sembilan langkah keluarga dalam mencegah pornografi:

1. Perkuat agama dalam keluarga.

2. Sepakati pengasuhan bersama antara ayah dan ibu. Mengasuh anak bukan hanya urusan ibu, namun juga kewajiban ayah.

3. Jalin kedekatan, kehangatan dalam keluarga dan anak.

4. Ciptakan aktivitas bersama anggota keluarga.

5. Batasi penggunaan media.

6. Awasi tontonan anak di televisi, pilih program yang sesuai dengan usia anak.

7. Jika anak menonton film di bioskop tanya dengan siapa dan apa yang hendak ditonton.

8. Berikan contoh teladan penggunaan internet.

9. Ingatkan ajaran agama.