Jakarta, InfoPublik - Latihan fisik seperti jalan kaki tidak hanya murah dan ringan namun juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Di kutip dari laman BPJS Kesehatan, Selasa (26/6) bahwa sejumlah penelitian menunjukkan berjalan kaki merupakan cara yang baik untuk menurunkan berat badan, menjaga berat badan tetap ideal, mencegah diabetes, hingga menghalau stres.

Spesialis kedokteran olahraga Andi Kurniawan memaparkan, jalan kaki sebenarnya sudah termasuk dalam latihan fisik yang bersifat kardio untuk meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru. Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari berjalan kaki, latihan fisik tersebut harus dilakukan 30 menit tiap hari selama lima kali dalam seminggu.

“Apabila dilakukan secara teratur selama 30 menit tiap hari atau 150 menit tiap minggu, berjalan kaki bisa menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular,” ungkap Andi Kurniawan.

Jalan kaki seperti apa yang dianjurkan? Andi memberi saran agar jalan kaki tersebut dilakukan dengan intensitas sedang, bukan dengan intensitas ringan seperti ketika jalan-jalan santai di pusat perbelanjaan.

Saat dilakukan dengan intensitas sedang, napas seperti terengah-engah, itu yang bagus. Jadi seperti berjalan cepat setelah lari. Jika hanya jalan-jalan santai di pusat perbelanjaan, intensitasnya terlalu ringan, sehingga manfaat yang didapatkan kurang maksimal.

Untuk yang punya masalah obesitas, berjalan kaki juga sangat aman karena tidak ada fase melayang yang bisa memberatkan beban di kaki, sehingga bisa meminimalkan risiko terjadinya cedera. Selain itu, latihan fisik ini juga baik dan aman untuk yang baru pulih dari sakit.