Jakarta, InfoPublik - Pergerakan penumpang di 15 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II (Persero) sejak posko Angkutan Lebaran dibuka 7 Juni (H-8) sampai Selasa (12/6) atau H-3, tercatat mencapai 2.063.000 orang atau tumbuh 9 persen dibandingkan periode yang sama dalam arus mudik tahun lalu.

"Kami mengumpulkan data pergerakan penumpang sampai Selasa (12/6) malam sekitar 2.063.000 orang, dengan pergerakan pesawat hampir 14.500 take off dan landing. Pergerakan pesawat tumbuh 4,5 persen. Sementara pergerakan penumpang naik 9 persen dibandingkan periode yang sama dalam arus mudik 2017 lalu. Angka ini sangat dinamis, baik pergerakan penumpang dan pesawat," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (13/6).

Menurutnya pola pergerakan tahun ini cukup berbeda dibandingkan arus mudik tahun lalu. "Pola pergerakan penumpang dan pesawat tahun ini relatif lebih merata, tersebar. Karena, waktu liburnya cukup panjang. Sehingga tidak ada lonjakan yang signifikan pada H-3 dan H-2," katanya.

Awaluddin melanjutkan, hanya di Bandara Soekarno-Hatta, paling tinggi terjadi pada H-7, dengan jumlah pergerakan penumpang mencapai 206 ribu Pada Selasa (12/6) atau H-3 kembali diangka 204 ribu penumpang.

Awaluddin mengatakan, tahun lalu pergerakan penumpang pada H-3 dan H-2 sangat ekstrem dibandingkan periode sebelumnya, sedangkan untuk arus balik nanti, diperkirakan terjadi sedikit bersamaan.

"Karena biasanya arus balik selalu diikuti libur yang berakhir. Kembalinya bisanya bersamaan. Kami memperkirakan 19 dan 20 Juni, dan pada Jumat, Sabtu dan Minggu akan terjadi pergerakan cukup tinggi untuk arus balik," tambahnya.