Jakarta, InfoPublik - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Selasa, 12 Juni 2018. Sebagai bentuk komitmen dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak dini, Posko Pengendalian Karhutla KLHK, baik yang berada di pusat maupun di 33 daerah operasional (daops) Manggala Agni di daerah, tetap aktif dalam melakukan pemantauan hotspot dan kejadian karhutla selama libur Hari Raya Idul Fitri 1439 H. 

Di tengah masa libur, Posko Pusat yang berada di lobby utama kantor KLHK Gedung Manggala Wanabakti Jakarta, terlihat masih aktif memantau titik panas (hotspot) dari satelit NOAA dan Terra Aqua. Selain itu, Posko ini juga nampak terus memonitor kondisi cuaca, ISPU, kabut asap, intensitas curah hujan, serta memantau terus aktivitas laporan Manggala Agni di lapangan. Posko daerah pun juga tetap rutin memberikan laporan kejadian di lapangan sebagaimana biasa. 

Direktur Pengendalian Karhutla, KLHK, Raffles B. Panjaitan, sangat mengapresiasi kinerja timnya baik di pusat maupun di daerah dalam pengendalian karhutla. Disampaikan Raffles, meskipun pemerintah telah menetapkan cuti bersama selama tujuh hari kerja, sejak tanggal 11 s.d 20 Juni 2018 mendatang bagi Aparatur Sipil Negara dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1439 H, namun Posko Pusat Pengendalian Karhutla yang berada di gedung KLHK, dan Manggala Agni di lapangan tidak menghentikan operasionalnya.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi Petugas Posko dan Manggala Agni yang mesti piket dan tetap bekerja selama masa liburan”, tandas Raffles. 

Hasil pantauan hostpot dari Posko Pusat akan segera ditindaklanjuti dengan dilakukan pengecekan lapangan (groundchek) untuk memastikan terjadinya kebakaran atau tidak. Patroli di daerah-daerah rawan juga terus dilaksanakan. Upaya-upaya ini dilakukan untuk terus menekan terjadinya potensi kebakaran yang luas dan berdampak asap. 

Kesiapsiagaan personil Manggala Agni terus ditingkatkan untuk mengantisipasi terjadinya karhutla. Setiap kejadian karhutla di lapangan segera direspon oleh Manggala Agni untuk dilakukan pemadaman. 

Sementara itu, berdasarkan laporan Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Hari Senin, pukul 20.00 WIB (11/06/2018), berdasarkan pantauan satelit NOAA terpantau sembilan titik, masing-masing satu titik di Riau dan delapan titik di Kalimantan Timur. Sedangkan berdasarkan satelit TERRA AQUA terpantau delapan hotspot, satu titik di Riau dan tujuh titik di Sumatera Utara.(*)

Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 
Djati Witjaksono Hadi – 081977933330