Jakarta, Info Publik - Anggota Komisi VII DPR RI Tifatul Sembiring mengatakan agar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tidak sendirian dalam melakukan konservasi dan terhadap sumber daya hutan.

Ia menekankan agar private sector (swasta) turut dilibatkan dalam melakukan penghijauan.

 “Karena Presiden pernah melakukan ini, misalnya penanaman pohon, penghijauan-penghijauan dengan melibatkan perusahaan-perusahaan besar,” kata Tifatul Sembiring dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI dengan Menteri LHK beserta jajaran, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (7/6.

 Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini mengatakan, bahwasannya di setiap perusahaan pasti memiliki dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggsung Jawab Sosial Perusahaan. Dimana aspek ekonomi, sosial, dan juga lingkungan merupakan tujuan tersalurnya dana CSR dari perusahaan.

 “Mereka punya dana CSR yang terkadang tidak jelas kemana salurannya.  Untuk itu Kementerian LHK bisa menggandeng perusahaan tersebut guna melakukan konservasi dan penghijauan yang pasti membutuhkan banyak dana,” terangnya.

 Tifatul juga menambahkan selain sektor swasta, KLHK bisa saja berkomunikasi dengan seniman, organisasi pecinta alam dalam mengkampanyekan konservasi dan penghijauan. Organisasi pecinta alam tidak akan keberatan bila diajak untuk membawa sampah dari dalam hutan atau gunung.

 “Bila dirangkul, mereka bisa berkampanye dengan cara mereka sendiri. Bahkan ada musisi sampai bikin lagu dan video klip yang berisikan ajakan untuk menjaga keasrian dan kelestarian hutan,” pungkasnya.