Pematangsiantar, InfoPublik - Pelaksanaan Safari Ramadan 1439 Hijiriyah di era Wali kota Hefriansyah  mencatat sejarah di Kota Pematangsiantar berhawa sejuk dengan masyarakatnya yang heterogen dan terkenal toleransi yang tinggi antar suku, agama dan etnis, safari ramadan di tahun 2018 ini dimulai dari Safari Subuh, berbuka puasa bersama hingga Salat Taraweh berjamaah.

Dari sembilan Masjid yang tersebar di delapan kecamatan, tim safari ramadan pemerintah kota bersama pimpinan Bank Sumut cabang Pematangsiantar saat di Masjid Ash Sholeh Jalan Jawa kelurahan Bantan kecamatan Siantar Barat, Rabu (66), merupakan kunjungan yang ke delapan, sedangkan safari Subuh dilaksanakan hampir setiap hari selama Ramadhan tahun ini.

Tim Safari Ramadan kali ini, dipimpin langsung Wali kota Pematangsiantar, selain berbuka puasa bersama dilanjutkan Salat Magrib hingga Taraweh berjamaah serta menyerahkan bantuan uang sebesarRp  7 Juta  untuk keperluan masjid yang di kunjungi, sedangkan pihak Bank Sumut cabang Pematangsiantar berkesempatan menyalurkan zakat profesi para karyawannya kepada sejumlah anak yatim serta penjaga masjid.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Wali kota Hefriansyah di dampingi Kacab Bank Sumut Kota Pematangsiantar, Husin Sinaga, serta Ketua TP-PKK Ny. Syahputri Hefriansyah.

Dalam sambutannya Wali kota mengatakan, tujuan Safari Ramadhan ini untuk meningkatkan hubungan silahturahmi dan ukhuwah sesama kita umatIislam, disisi lain yang perlu menjadi perhatian bersama bahwa bulan Ramadhan bukanlah bulan untuk beristirahat, tetapi ajang tahunan terbesar untuk berbuat kebaikan. Semua ibadah yang dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan merupakan momen untuk berjuang di jalan kebaikan.

"Seluruh kegiatan ibadah pada bulan suci Ramadhan bukan sekedar menjalin ukhuwah islamiyah serta mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai syiar agama Islam terutama bagi generasi muda, agar terhindar dari perbuatan yang dilarang agama", kata Wali Kota yang akrab di panggil "Bang Eri".

Ia juga mengajak semua masyarakat kota Pematangsiantar agar menjadikan ramadan sebagai wahana meningkatkan kepedulian sosial dan pendidikan Islami kepada generasi muda, dan kita semua berdoa, semoga Ramadhan yang penuh berkah ini, dapat kita manfaatkan sebaik mungkin untuk menambah keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, sebagaimana janji-Nya, bahwa pahala akan dilipatgandakan bila kita berbuat kebaikan. 

"Untuk itu, lanjunyai, mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat) di bulan yang mulia ini, kita sebagai orang tua harus mampu menjaga anak-anak kita sebagai penerus bangsa ini nantinya, agar tidak terjangkit penyakit masyarakat yang sangat meresahkan akhir-akhir ini, pungkasnya. (Humas/Dian/Eyv).