Surabaya InfoPublik - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung beberapa hari ini melakukan inspeksi mendadak (Sidak) bahan pangan dan parcel Lebaran. Hasilnya, petugas menemukan empat produk yang belum mengantongi izin atau ilegal.

“Sidak kami lakukan secara acak. Gelombang pertama razia dilakukan di swalayan dan toko grosir besar yang menyediakan produk jajanan atau pangan. Namun di hari-hari berikutnya razia juga akan digelar acak ke berbagai toko, warung hingga penjual menu buka/takjil di tepi jalan,” kata Kasi Kefarmasian Dan Perbekalan Kesehatan Dinkes Tulungagung, Masduki, Kamis, (7/6).

Ia menuturkan produk ilegal yang ditemukan, petugas meminta agar pemilik toko tidak menjual sementara hingga keluar izin edar dari dinas perdagangan. “Ada juga temuan tempat penyimpanan produk beku (frozen atau simpan dingin) yang tidak sesuai ketentuan. Pengaturan suhu masih di atas ketentuan sehingga langsung kami peringatkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, dijelaskan Masduki, berdasarkan pengalaman sejumlah pelanggaran terjadi karena produsen/distributor memanfaatkan kesempatan pasar yang tinggi. Misalnya, produk tanpa izin edar MD.MLP IRT, produk mendekati kadaluarsa dan produk rusak yang diakibatkan penyok atau karatan.

“Mengantisipasi hal itulah Dinkes perlu mengintensifkan pengawasan baik takjil, grosir makanan minuman, termasuk parcel. Tujuannya untuk memastikan produk makanan minuman yang dijual layak dikonsumsi dan tidak membahayakan kesehatan,” tandasnya. (MC Diskominfo Prov Jatim/non-luk/eyv)