Surabaya, InfoPublik - Menjelang Lebaran 2018, Tol Pandaan - Malang kini sudah mulai dibuka untuk diujicoba sejak Selasa (5/6/2018) atau H-10 sesuai instruksi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Meski telah dibuka secara fungsional, para pengguna jalan tol diharap tetap waspada dan memperhatikan rute jalur tol, pasalnya ruas tol belum keseluruhannya terhubung.

Agus Purnomo, Direktur Utama PT Jasa Marga Pandaan-Malang, Rabu (6/6/2018) menjelaskan, untuk tol Pandaan - Malang yang bisa dilalui itu hanya dua seksi, yakni Seksi I dan Seksi 3. Seksi 1 itu dimulai dari exit Tol Pandaan yang akan menyambung sampai Girder Lemah Bang Sukorejo. Jaraknya sekitar 3 kilometer dari exit tol Pandaan. Di Girder Lemah Bang ini akan dibuatkan pintu keluar darurat. "Mobil akan keluar di pintu keluar darurat ini menuju jalan nasional atau jalan yang biasa digunakan untuk menuju ke Malang," katanya.

Menurut Agus, setelah keluar pintu darurat di Girder Lemah Bang, mobil akan melewati Purwosari, dan Purwodadi. Sesampainya di Lawang, akan ada petunjuk belok kiri yang mengarah masuk ke dalam tol Pandaan - Malang seksi 3. Berbeda dengan seksi 1, jarak seksi 3 ini lebih panjang yakni 12 kilometer (km). Seksi 3 ini nantinya akan keluar di Karanglo. "Jalan sudah dicor, sudah halus. Nanti akan kami pasang rambu darurat, dan pembatas jalan untuk keselamatan," tambahnya.

Meskipun belum 100 persen, ia memastikan jalur sudah bisa dilalui. Untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) masih belum ada di dua seksi jalur fungsional untuk arus mudik dan balik. Rencananya tol akan dibuka mulai pukul 06.00 hingga pukul 17.00 WIB. Ia menyarankan kepada pemudik untuk melewati tol tidak melebihi waktu tersebut.

Dengan dibuka secara fungsional, tambah Agus, dua seksi ini nantinya akan membantu pemudik menghindari kemacetan yang biasa terjadi saat perjalanan menuju Malang. Seksi 1 akan membantu pemudik menghindari kemacetan di Taman Dayu. Sedangkan seksi 3 akan membantu pemudik menghindari kemacetan di Lawang, dan Singosari yang seringkali dilanda penumpukan kendaraan saat hari libur.

“Kami buatkan gardu darurat. Ada empat gardu yang siap digunakan untuk pemudik. Tol Pandaan – Malang ini masih gratis, belum ada biaya sama sekali. Biaya masih sama dengan tarif Gempol – Pandaan. Bisa lanjut terus dan akan turun di Lemah Bang Sukorejo. Di sana, kami buatkan exit tol darurat,” tambah dia.

Kata Agus, dengan jalur fungsional, maka perjalanan dengan jalur tol bisa ditempuh dengan waktu tidak lebih dari 30 menit mulai dari Pandaan - Karanglo. Sedangkan jika lewat jalur nasional, waktu tempuh untuk bisa sampai Karanglo lebih dari 60 menit, itupun jika kondisi jalannya lancar tidak macet. "Kalau lewat jalan tol, minimal menghindarkan dari beberapa titik kemacetan. Mulai dari Taman Dayu, Pasar Singosari dan sekitarnya. Tol ini bisa menghemat waktu," katanya. (MC Diskominfo Prov Jatim/non-put/Vira)