Pemantangsiantar, InfoPublik - Selama enam tahun, rencana pembangunan tugu Raja Sangnaualuh Damanik, melalui rapat penetapan lokasi bersama Wali kota Hefriansyah, SE, MM, keturunan Raja Sangnawaluh, Ihutan Bolon serta tokoh masyarakat Simalungun, memutuskan pembangunannya di Lapangan Merdeka (Taman Bunga) pada tahun 2018 ini, tepatnya di sudut depan Kantor BRI Pematangsiantar Jalan Merdeka, rapat berlangsung di ruang rapat Bappeda, Senin (4/6).

Dalam rapat, Wali kota mengatakan, proses perencanaan pembangunan tugu Raja Sangnaualuh telah memakan waktu cukup panjang, akhirnya, hari ini menjadi momen bersejarah dimana telah disepakati lokasi pembangunan,

Tugu Raja Sangnaualuh, lanjutnya, akan menjadi ikon Pematangsiantar dan akan menambah objek wisata yang ada, serta menjadi kebanggaan masyarakat.

Dalam proses penetapan lokasi berdasarkan hasil diskusi keluarga kerajaan Sangnaualuh dengan pihak-pihak terkait, porsi pemerintah terletak pada penganggaran saja, tidak ada intervensi terkait lokasi.

Ia mengucapkan syukur atas kesepakatan yang diperoleh berdasarkan kajian ilmiah menyangkut sisi singularity, history, aksebility, serta perencanaan dan kajian ilmiah lainnya.

"Saya berharap seluruh masyarakat dapat menerima kesepakatan ini, dan tugu raja yang kita nanti nantikan bakal menjadi ikon kebanggaan semua masyarakat kota Pematangsiantar dan bangsa Indonesia,"ujarnya.

Sementara itu, ahli waris Raja Sangnaualuh Divi Sangnuan Damanik didampingi Irjen Pol Drs. Maruli Wagner Damanik, M.AP mengucapkan terimakasih kepada pemerintah kota yang tetap memberi perhatian besar untuk terlaksananya pembangunan tugu Raja Sangnaualuh, "tentunya diera Wali Kota Bapak Hefriansyah, pembangunan tugu ini bakal terwujud", katanya.

Dalam kesempatan itu, Pemerhati yang juga tokoh Nasional Prof Bungaran Saragih mengajak semua pihak mendukung pembangunan tugu Raja Sangnaualuh, pihaknya mengatakan, saya sangat terharu Tugu Raja Siantar yang menjadi kebanggaan masyarakat akan terbangun.

Penetapan lokasi Tugu, di awali dengan kajian ilmiah dari akademisi Universitas Sumatera Utara Basaria Tampubolon.

Dalam rapat turut hadir Sekda Kota Budi Utari AP beserta OPD terkait antara lain, Kepala BPKD Ir. Adiaksa Purba, MM, Kadis PUPR Jonson Tambunan, mewakili Bappeda dan Dinas Perumahan Rakyat, Ketua Ihutan Bolon Damanik Panner Damanik beserta Ihutan Bolon Damanik lainnya, ahli waris Raja Sangnaualuh, Keluarga Raja Sangnaualuh, Yayasan Raja Sangnaualuh Damanik, dan lainnya. (Humas/C1/S2/Eyv).