Lumajang, InfoPublik - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menginstruksikan agar seluruh bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) yang telah diberikan kepada kelompok tani dapat dimanfaatkan dengan optimal. 

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau Posko Optimalisasi Pemanfaatan Alsintan, Pendampingan Operator dan Pemeliharaan di Desa Wonorejo Kecamatan Kedungjajang Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur, Kamis (24/5).

Mentan menjelaskan diberikannya Alsintan oleh Pemerintah dengan tujuan agar produktivitas pertanian akan meningkat sehingga kesejahteraan otomatis semakin meningkat juga.

“Kami instruksikan kepada petani agar memanfaatkan serta mengoptimalkan Alsintan, karena dengannya indeks pertanaman akan meningkat otomatis sekaligus produktivitas akan tinggi," katanya.

Karena dari pengolahan hingga panen waktunya akan lebih singkat dan losses (penyusutan hasil panen) bisa ditarik kembali yang dulu sia-sia di lapangan, kini dapat dipastikan melalui kegiatan pertanian modern akan lebih mudah, murah dan hemat biaya sehingga petani lebih sejahtera.

Lebih lanjut, Mentan menyampaikan bahwa pemanfaatan Alsintan juga harus menggunakan Pola Brigade yang dikerjasamakan dengan jajaran Kodim, sehingga seluruh alat mesin pertanian bisa dioptimalkan secara efektif dan efisien. 

Melalui Brigade Alsintan, penggunaan Alsintan dapat dioperasikan pada kelompok-kelompok tani secara bergilir dan tertib di bawah pengawalan Babinsa dan Penyuluh Lapangan.

Pada kesempatan tersebut, Mentan mengajak petani berdialog secara langsung, menyampaikan permasalahan, harapan serta aspirasi. Dari dialog tersebut diungkapkan bahwa harga sewa traktor kurang lebih Rp800.000/hektare. 

Mentan meminta secara tegas, harga sewa traktor diturunkan menjadi Rp600.000/hektare. Hal ini ditujukan agar semakin banyak petani yang bisa mengambil manfaat dari Alsintan yang diberikan pemerintah.

Mentan berharap tidak ada lahan pertanian yang tidur, petani harus terus bergerak memanfaatkan Alsintan mengolah lahannya sehingga perekonomian dan kesejahteraan meningkat.

"Jangan biarkan lahan tidur, Jangan biarkan Matahari bersinar sia-sia, Jangan biarkan Petani juga tidur, Jangan biarkan Alsintan tidur, jika Petani bergerak maka Alsintan akan bangun maka Desa akan bergerak bangun, jika semua bergerak, maka Perekonomian akan bangun sehingga Kesejahteraan akan Meningkat," katanya. (MC Kab. Lumajang/toeb)