Jakarta, InfoPublik - Mengantisipasi erupsi Gunung Merapi, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah melaksanakan koordinasi kesiapsiagaan bersama dengan PMI Kabupaten Klaten, Boyolali, Kabupaten Magelang, Kota Magelang dan Kota Surakarta, di markas PMI Klaten, Kamis (24/5).

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jateng Sarwa Pramana mengungkapkan PMI perlu koordinasi agar dapat melakukan tindakan efektif saat kondisi darurat.

"Kondisi saat ini masih status waspada. Menilik sejarah, untuk naik status awas tentunya tidak harus melalui siaga. Jadi PMI bersama BPBD dan lembaga lain memiliki rencana dalam situasi darurat," ungkap Sarwa saat memimpin koordinasi," katanya seperti disampaikan dalam siaran pers PMI Jateng yang diterima InfoPublik.

PMI di tiap wilayah dapat berkoordinasi dengan BPBD setempat, dengan berpedoman pada rencana kontigensi (renkon) yang ada, sehingga dapat mengambil peran dalam cluster yang ditentukan.

"Renkon terdapat cluster, sehingga lembaga-lembaga yang ada di wilayah, seperti TNI, Polri, PMI dan lainnya dapat menyesuaikan tugas dan kemampuannya," ujar Sarwa yang juga Kalakhar BPBD Jateng.

Perkembangan situasi yang cepat menyebar melalui media sosial, juga menjadi perhatian. "Menjaga penyebaran informasi dengan bijaksana dan dari sumber yang berwenang. Agar masyarakat menerima dengan jelas, sehingga dapat melakukan tindakan-tindakan mandiri. Saat ini kita mengacu informasi dari BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi)," pesannya.

PMI telah menyiapkan relawan yang terlatih dalam bidang evakuasi, asessmen (pendataan), dapur umum, pengelolaan logistik, psikososial dan RFL, disaat situasi darurat. Juga telah membagikan puluhan ribu masker untuk masyarakat di Boyolali, Klaten dan Kabupaten Magelang.

Nantinya, bila situasi darurat, mobilisasi relawan PMI akan diorganisir secara wilayah. “Seandainya terjadi pengungsian di Klaten, didukung dari Surakarta, Sukoharjo, dan Karanganyar. Kemudian Boyolali didukung dari Salatiga, Kabupaten Semarang dan Kota Semarang. Sedangkan Kabupaten Magelang didukung Kota Magelang, Kebumen, Purworejo,” pungkasnya.