Pekanbaru, InfoPublik - Pemprov Riau dan Pemkab Kepulauan Meranti melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Perindustrian akan melaksanakan Pembangunan Sentra Industri Kecil dan Industri Menengah (SIKIM) Pengolahan Sagu di Desa Sungai Tohor, Kecamatan Rangsang Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Riau Asrizal, mengatakan, untuk menjaga keberlanjutan industri dan memberikan nilai tambah bagi IKM Pengolahan Sagu. Provinsi Riau memiliki potensi pohon sagu yang cukup luas mencapai 80,762 hektare yang tersebar di Kabupaten Kepulauan Meranti, Bengkalis, dan Indragiri Hilir.

 Potensi pohon sagu ini sendiri, dalam beberapa tahun terakhir mendapat perhatian oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui berbagai program dan kegiatan sebagai komoditi ketahanan pangan.

"Pemilihan dan penetapan Desa Sungai Tohor didasarkan pada beberapa pertimbangan, diantaranya mengingat potensi kebun sagu di sana yang mencapai 16.584 hektare dari 38.614 hektare luas di Kepulauan Meranti dan terdapatnya 14 IKM pengolahan sagu," kata Kadisperin Riau ini kepada media di Pekanbaru, Sabtu (19/5).

Pemprov Riau melalui Disperin Riau dengan didamping oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kepulauan Meranti juga telah melakukan kunjungan kerja langsung ke Desa Sungai Tohor untuk melihat lokasi SIKIM pengolahan sagu tersebut.

Di sana, mereka melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kecamatan Rangsang Timur, Pemerintah Desa Sungai Tohor dan tokoh masyarakat. 

Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Riau meminta dukungan masyarakat supaya pelaksanaan pembangunan SIKIM Pengolahan Sagu berjalan lancar. Yang mana, pembangunan itu nantinya akan didanai menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Perindustrian yang mencapai Rp20,8 miliar untuk tahun 2018.

"Diharapkan pula nanti tahun 2019 mendapat dukungan anggaran DAK sebesar 30 Miliar. Mari sama-sama kita dukung dan sukseskan pembangunan SIKIM Pengolahan Sagu di Sungai Tohor," harap Asirzal. (MCR/rat/toeb)