Jakarta, InfoPublik - Silaturahmi kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2018 di Masjid Istiqlal bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan, persatuan dan kesatuan antar umat beragama di Indonesia.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latif mengatakan acara ini kerja gotong royong antar BPIP dan Kemenag, setiap menjelang hari-hari besar beragama. "Kita punya program mendatangi semua komunitas beragama, untuk menjamin kebebasan beragama" Kata Kepala BPIP Yudi Latif di Jakarta, Rabu (16/5).

Menurutnya, bulan ini merupakan bulan Ramadhan yang sangat istimewa karwna akan ada peristiwa dan kegiatan penting, yaitu hari lahir pancasila 1 Juni 2018, kemudina hari raya Waisak, dan selanjudnya ada momen pilkada, dan peristiwa penting hari kemerdekaan Indonesia 17 Agustus, dan pada tanggal 18 juga akan di adakan pesta olah raga Asean Games 2018.

"Momen-momen ini yang akan menjadi momentum untul memperkuat simpul-simpul persaudaraan dan melekatkan tali kekeluargaan" imbuhnya.

Pesan moral ini memperkuat proses semangat berbagi dan bersatu. Aksi berbagi ini tidak hanya untuk orang Islam dengan zakat. Tapi juga dengan agama lainnya. Momen di bulan Juni, Juli sampai dengan Agustus mengajak semua pengusaha besar dan pengusaha kecil untuk melakukan saling berbagi dan juga satgas-satgas beragama untuk bergerak mewujudkan saling berbagi, semangat persatuan dan kesatuan.

Yudi menambahkan, diujung dari semangat berbagi menghasilkan prestasi karena akan ada Asean Games. Semoga bangsa Indonesia Capaian prestasi di berbagai bidang. Bangsa ini terus terang kehilangan percaya diri. Semoga indonesia dapat berprestasi berbagai bidang Kita memang mengalam kegelapan dalam kenyataan republik tapi gelap tidak boleh di lawan dengan gelap. Tapi kegelapan kita lawan dengan cahaya harapan.

Sementara itu, Nasarudin Umar selaku perwakilan dari Agama Islam dan juga Imam Besar Masjid Istiqlal mengajak elemen bangsa termasuk tokoh agama untuk mensosialisasikan nilai-nilai pancasila. Untuk menjaga kerukunan umat beragama baik internal maupun ekstetnal ataupun secara nasioanl maupun internasional.

"Terkait dengan kondisi akhir-akhir ini, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga perdamaian dengan mengedepankan rasa persaudaraan," katanya.