Temanggung, InfoPublik – Polres bersama dengan Barisan Serbaguna (Banser) dan Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama Kabupaten Temanggung, menggelar doa bersama untuk mengenang anggota polisi yang gugur di Mako Brimob.

Doa bersama berlangsung di halaman Mapolres Temanggung, Selasa (15/5) sore. Doa bersama ini merupakan inisiatif dari pasukan Banser. Seperti disampaikan oleh Ketua GP Ansor Sukron Wahid usai melakukan doa bersama, bahwa Banser dan GP Ansor  ikut berduka cita atas gugurnya 5 anggota Polri di kerusahan Mako Brimob beberapa waktu lalu. 

“Kita juga perlu memberikan dukungan kepada Polri agar berbagai kejadian  di Indonesia segera dapat diselesaikan, serta memberikan rasa aman di masyarakat,” ujar Sukron.

Sukron juga menyampaikan bahwa berdirinya NKRI sampai dengan saat ini merupakan warisan dari para pahlawan dahulu. “Sehingga kita sebagai warga negara dan juga penerus bangsa kita harus dapat menjaga dan juga mempertahankan,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo mengucapkan terimakasih atas inisiatif dari rekan – rekan Banser untuk melakukan doa bersama mengenang anggota Polri tersebut. Ia juga berharap tidak ada lagi kejadian seperti di Jakarta, Surabaya serta Sidoarjo.

Selanjutnya, ia juga menyebutkan kondisi Kabupaten Temanggung sendiri saat ini cukup kondusif, hal ini juga perlu adanya dukungan dan juga partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat.

“Kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat dari semua elemen masyarakat untuk sama – sama kita menciptakan situasi di Kabupaten Temanggung ini damai,” tegas Kapolres

Tidak hanya itu, Ia juga kembali menegaskan situasi kondusif seperti saat ini harus sama – sama dijaga menjelang Bulan Ramadhan dan Pilkada 2018.

Selain melakukan doa bersama, pasukan Banser juga melakukan tanda tangan simpatisan sebagai bentuk solidaritas dan juga empati kepada anggota polri yang gugur. (MC TMG/ Ria / Coeplis / Ekape/toeb)