Jakarta, InfoPublik - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bersama Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi meninjau Gudang Beras Food Station Tjipinang, di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta, Rabu (16/5), untuk memastikan ketersediaan stok beras selama bulan Ramadan hingga Lebaran.

Kementerian Pertanian, menyatakan stok cukup, aman dan melebihi dua kali lipat. Untuk itu dikirimkan pesan yang jelas kepada pasar bahwa stok aman.

"Ada tiga hal penting dalam kunjungan ini. Kita pastikan harga pokoknya stabil dan aman, diprediksi dengan baik kemudian distribusi yang sederhana," kata Sandiaga.

Selain itu, Ia juga ingin distribusi pangan bagi kebutuhan masyarakat untuk bisa disederhanakan, cepat serta aman ketika diterima. Dengan ketersediaan stok yang ada di Gudang Food Station, Sandi yakin ketersediaan pangan utamanya beras selama Ramadan akan terpenuhi. Bahkan, hingga stok beras Hari Raya Idul Fitri pun akan tersedia.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Arief Prasetyo mengatakan, pasokan beras milik PT Food Station Tjipinang (FST) saat ini mencapai lebih dari 40 ribu ton. Angka ini bisa mencukupi kebutuhan DKI Jakarta pada Ramadan dan lebaran tahun ini. "Jakarta punya stok cukup. Kita siap menghadapi puasa dan Lebaran," ujarnya.

Berdasarkan laman perusahaan, stok akhir di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) per Selasa (15/5) mencapai 40.302 ton dengan pemasukan 3.818 ton beras. Sementara untuk stok beras di gudang FST ada senilai Rp120 miliar. Kemudian stok beras senilai Rp30 miliar hingga Rp40 miliar di PD Pasar Jaya dan stok senilai Rp50 miliar di pasar modern.

Menurut Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Agung Hendriadi, stok tersebut akan ditambah dari hasil panen yang sedang berlangsung. "Kita punya panen sampai Juni 8,2 juta ton nasional. Jadi sangat aman posisinya," ujarnya.

Kementerian Pertanian sendiri di bawah BKP telah memiliki 235 titik Toko Tani Indonesia (TTI) di DKI Jakarta. TTI ini akan membantu penyaluran bahan pangan kepada masyarakat Jakarta.

Keberadaan TTI ini disambut baik Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Sebab, TTI dapat membantu distribusi pangan hingga ke tangan konsumen.

"Setelah pasokan yang mencukupi, distribusi perlu turut menjadi perhatian. Agar bisa sampai pada saat yang tepat dengan harga yang tepat," katanya.