Salah satu dampak positif dari kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018 adalah memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat Pulau Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai tuan rumah.

Salah seorang penjual yang kecipratan rezeki dari momen pelaksanaan MNEK 2018 adalah Nur Aini (58 tahun), pedagang bubur di Arena Pameran Maritim MNEK 2018 yang diselenggarakan di Islamic Center Kota Mataram.

Aini mengucap syukur adanya kegiatan seperti ini karena dagangannya laris manis semanis bubur yang dijajakannya. “Alhamdulillah dagangan ku laris manis laku dan cepat habis dibeli warga yang menonton pameran,” ungkapnya ketika disambangi Minggu (6/5).

Di Pameran Maritim yang diselenggarakan 5-7 Mei 2018, Aini tak perlu berlama-lama menjajakan bubur bubur ketan , bubur ubi ,dan bubur dawet buatannya. Jika hari biasa ia berjualan dari pukul 9 hingga 12, sejak pameran dibuka, dagangannya habis dalam satu jam saja.

Jika biasanya ia membawa pulang Rp300.000 sampai dengan Rp400.000 dari hasil berjualan, saat pameran penghasilannya meningkat dua kali lipat mencapai Rp600.000 hingga Rp700.000.

“Sudah dua hari ini bisa membawa pulang 600 ribu sampai dengan  700 ribu,” katanya gembira.

Dikatakan Nur Aini, berdagang bubur keliling menjadi mata pencaharian tetapnya sejak 15 tahun lalu. Ibu dua anak ini mengungkapkan dirinya sudah bisa menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi dari hasil berjualan bubur. Dua anaknya kini kuliah di Universitas Mataram (Unram).

“Satu jurusan perhotelan sebentar lagi wisuda dan satunya lagi jurusan ekonomi sedang menyusun skripsi,” ungkapnya bangga. MC. Lombok Barat/Lalu Ivan/Rasidibragi/Vira)