Pekanbaru, InfoPublik - Langkah antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tetap menjadi perhatian serius. Pasalnya, Riau diprediksi akan memasuki musim kemarau di bulan Mei mendatang. 

Hal ini juga sebagai tindaklanjut dari informasi Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofiska (BMKG) tengang prediksi peralihan musim tersebut. Selain itu, diwacanakan untuk memperpanjang status siaga darurat asap di Riau. 

Kepala BPBD Provinsi Riau Edwar Sanger menilai, hal itu sejatinya memang perlu menjadi perhatian serius. Untuk itu, berkemungkinan status siaga darurat asap akibat Karhutla di Riau akan diperpanjang. 

"Memang untuk antisipasi dan penanganan karhutla terus kita optimalkan. Apalagi ada beberapa momen penting di beberapa bulan mendatang," paparnya, Kamis (19/4).

Hal itu misalnya optimalisasi penanganan Karhutla jrlang pelaksanaan Sea Games di Palembang nanti. Selain itu pada bulan Mei itu juga ada momentum puasa dan lebaran idul fitri.

Untuk itu, pihaknya bersama tim Satgas Karhutla Riau akan kembali duduk bersama untuk mendengarkan hasil analisis dari BMKG terhadap kondisi cuaca di Riau.

Selanjutnya hasil pertemuan itu, maka akan diminta arahan kepada Plt Gubri Wan Thamrin Hasyim, apakah status siaga darurat asap akibat Karhutla akan diperpanjang atau tidak. Diharapkan Riau kembali terbebas dari ancaman karhutla di tahun ini.(MC Riau/mz/eyv)