Jakarta,InfoPublik- Menteri Dalam Negeri (Mendagri)  Tjahjo Kumolo mengimbau, agar para calon kepala daerah yang kelak terpilih, bisa menjadi pimpinan yang amanah.

“Saya juga berharap agar para kepala daerah terpilih bisa menjamin program Nawa Cita Presiden Jokowi, sehingga terlaksana dengan baik. Tentunya, tanpa melupakan program prioritas pasangan calon itu sendiri. Program pemerintah setidaknya bisa sinergi dengan janji kampanye kepala daerah.,” ujar Mendagri usai pembekalan anti korupsi dan deklarasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/4).

Menurut Mendagri, para calon kepala daerah untuk berkompetisi dengan mengedepankan adu gagasan dan program. Sehingga pesta demokrasi di Jatim, benar -benar menjadi kontestasi politik yang bermartabat.

 "Serta tidak adu fitnah, kebencian maupun SARA dan menjauhkan politik uang," katanya.
Mendagri menegaskan, calon kepala daerah harus jujur dan terbuka mengenai harta kekayaannya.

"Kalau rumahnya bukan seharga itu laporkan kalau dia bohong, ini kan data awal bahwa dia harus terbuka harus jujur. Jangan sampai dia, ada juga yang ngaku punya 10 miliar tapi hartanya hanya 4 miliar. Ada yang terbesar 94 miliar, nomor 2 ada 43 miliar yang lain antara 1-5 miliar," katanya. 

Kejujuran seorang pemimpin, kata dia, sangat penting untuk mendidik masyarakat. 

"Yang penting jujur. Yang menjamin diri sendiri dan Tuhan," pungkasnya.