Dharmasraya, InfoPublik - Upaya Pemkab Dharmasraya untuk mengobati tangis warganya yang tinggal di daerah Timpeh ataupun warga yang punya kebun di sana tampaknya sudah mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat. Menurut Bupati Dharmasraya, Sutan Riska, pemerintahan Jokowi akan membantu dana sebanyak Rp60 Miliar untuk merenovasi jembatan yang sudah berusia 40 tahun itu.

Kabar ini jelas membuat semua warga di sana kembali bisa tersenyum. Semula mereka mengira, bahwa Jembatan Pulai tidak akan pernah direnovasi lantaran Pemkab Dharmasraya sendiri tak punya cukup uang untuk itu. Namun ketika Presiden RI ke VII, Ir. H. Joko Widodo datang ke Dharmasraya, harapan untuk punya jembatan baru kembali muncul. Apalagi Bupati Sutan Riska sempat mengutarakan langsung perihal Jembatan Pulai kepada orang nomor satu di negeri ini.

Menurut Sutan Riska saat berkunjung ke Jembatan Pulai, Minggu (8/4), proyek renovasi jembatan sudah memasuki tahap finalisasi.

"Kementerian PUPR sudah menyiapkan dana untuk merenovasi Jembatan Pulai sebesar Rp. 60 miliar. Malah, Juni mendatang proyek tersebut akan ditender. Jika tidak ada aral melintang, proyek pembangunan jembatan pulai bisa dilaksanakan tahun ini," ujar Sutan Riska.

Jembatan Pulai merupakan jembatan strategis bagi kawasan Timpeh. Jembatan ini menjadi satu-satunya penghubung paling dekat dengan ibukota kabupaten dan Jalan Lintas Sumatera. Berbagai hasil bumi diangkut melalui Jembatan Pulai, mulai dari kelapa sawit sampai karet dan hasil ternak. Jika jembatan itu rusak, maka ekonomi rakyat akan terganggu. Komunikasi masyarakat juga terganggu. Karenanya masyarskat Kabupaten Dharmasraya menyambut bantuan Rp. 60 miliar dari pemerintahan Presiden Jokowi dengan tangan terbentang dan hati riang. (Eko Kurniawan, S.Kom/Diskominfo)