Surabaya InfoPublik – Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut bekerja secara profesional, bisa menggunakan waktu secara efektif dan produktif serta tetap semangat dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

Kepala Badan Diklat Prov Jawa Timur, Mudjib Afan saat Menutup Diklat Prajabatan yang Diangkat Dari Formasi Khusus dan Pegawai Tidak Tetap Golongan II Angkat 98 dan 99 Pemprov Jawa Timur 2018 di Badan Diklat Prov Jawa Timur, Sabtu (7/4) mengatakan, semua ASN yang telah lulus prajabatan tersebut telah memilih mengabdi melalui jalan birokrasi,sehingga harus melayani masyarakat  tanpa pamrih dan tanpa pandang  bulu.“Jiwa mengabdi harus tetap dijaga dan jangan sampai dilepaskan,” ujarnya. 

Ia berpesan, kepada peserta diklat prajabatan yang telah lulus harus tetap menjaga integritas sebagai ASN. Biar itu bidan maupun tenaga penyuluh kesemuanya merupakan aparatur sipil negara, tetap harus menjaga integritas dan menjalankan tugasnya dengan tekun dan disiplin. Kalau jadi bidan jadilah bidan yang baik dan jika menjadi penyuluh jadilah penyuluh yang profesional. 

Kemudian dalam memberikan pelayanan harus berorientasi kepada pelayanan publik dengan menunjukan sikap perilaku yang mengedepankan pelayanan unggul, peduli dan disertai ketrampilan teknis yang memadahi, sehingga dapat mengimbangi iklim yang semakin baik dan kompetitif. 

Para ASN harus keberja dengan bersih dan bebas KKN. Mewujudkan pemerintahan bersih dan berwibawa yang tentunya dimulai dari diri pribadi aparatur. Bekerja dengan jujur, cermat dan hati-hati. Menghindari kecerobohan dan penyimpangan sehingga menjadi budaya karakter dalam bekerja aparatur. 

Kabid Diklat Kopetensi Manajerial Badan Diklat Prov Jawa Timur, M Sulu menyatakan lega, karena 158 orang peserta diklat golongan II angkatan 98 dan 99 lulus semuanya. Selanjutnya para alumni diklat berhak mendapat Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) dari Badan Diklat Prov Jawa Timur yang merupakan syarat pengangkatan sebagai PNS/ASN penuh.

Tentunya para alumni merasa senang dan gembira karena bisa menempuh salah satu tahapan yang dipersyaratkan pengangkatan sebagai PNS/ASN penuh. (MC Diskominfo Prov Jatim/non-ryo/eyv)